CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) telah selesai.
Rosan mengatakan pemerintah telah melakukan serangkaian pembahasan lintas kementerian untuk memastikan solusi terbaik bagi proyek strategis tersebut.
“Ya, waktu itu untuk Whoosh kita sudah meeting, kita sudah meeting oleh Pak Menko Infrastruktur (AHY), Pak Menkeu (Purbaya), dan juga kami,” ujar Rosan usai konferensi pers Realisasi Investasi Kuartal I 2026 dan Implementasi KBLI 2025 di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Rosan memastikan proses restrukturisasi utang proyek Whoosh tinggal menunggu pengumuman resmi pemerintah. Dia menegaskan, solusi atas restrukturisasi utang tersebut pada dasarnya telah disepakati dan kini tinggal ditindaklanjuti secara teknis, termasuk komunikasi dengan pihak mitra dari China
“Solusinya sudah ada, dan itu akan ditindaklanjuti oleh tim untuk bicara dengan pihak China. Tapi solusinya sudah ada, dan kemarin kita juga sudah sounding. Insya Allah ini bisa segera selesai,” sambung dia.
Menurut Rosan, pemerintah saat ini masih melakukan penyempurnaan skema akhir sebelum diumumkan secara resmi kepada publik. Dia menyebut pengumuman detail skema restrukturisasi akan disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono.
“Skemanya ini sedang di-fine tuning, tetapi memang nanti disampaikan langsung oleh Pak Menko Infrastruktur lebih enaknya,” kata Rosan.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pembahasan mengenai restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh telah rampung. Pemerintah Indonesia, kata dia, telah mengambil keputusan soal langkah penyelesaian utang ke depannya. Namun, dia mengatakan keputusan itu akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto atau pejabat terkait.
“Itu rapatnya sudah putus, tapi nanti tinggal Pak Presiden atau pemerintah yang resmi yang akan mengumumkan, bukan saya. Tapi itu sudah jelas langkah ke depan seperti apa,” ujar Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, beberapa waktu lalu.
