Hashim Djojohadikusumo: Komitmen Minyak Mentah yang Dibeli Indonesia dari Rusia, 150 Juta Barel

Hashim Djojohadikusumo: Komitmen Minyak Mentah yang Dibeli Indonesia dari Rusia, 150 Juta Barel
hashim Djojohadikusumo (Net)
0 Komentar

UTUSAN Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, mengungkap jumlah komitmen minyak mentah (crude oil) yang dibeli Indonesia dari Rusia.

Dalam acara Economic Briefing 2026 di Patra Jasa Office Tower, ia menyampaikan bahwa kesepakatan dengan Rusia—yang diperoleh usai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kremlin—membuat Indonesia berhasil mengamankan pasokan hingga 150 juta barel dengan harga khusus.

“Indonesia sekarang sudah ada komitmen dari pemerintah Rusia, 150 juta barel kita bisa simpan di Indonesia untuk menghadapi masalah-masalah gejolak ekonomi,” ujarnya seperti dikutip Antara, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Tak hanya itu Hashim juga mengungkap sejumlah poin penting pembicaraan Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin selama tiga jam. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut, mulanya Rusia menyetujui untuk segera mengirim 100 juta barel minyak ke Indonesia dengan harga khusus.

Selanjutnya, jika Indonesia masih membutuhkan tambahan, maka Rusia akan menambah pasokan sebesar 50 juta barel minyak untuk Indonesia menghadapi gejolak ekonomi.

“Jadi dia (Prabowo) ke Moskow bukan untuk foya-foya. Dia ke Moskow ketemu Presiden Putin selama 3 jam dan dapat komitmen dari Presiden Putin,” ujar Hashim.

Dengan demikian, Rusia menjadi alternatif pemasok energi ke Indonesia di tengah krisis energi yang saat ini sedang melanda dunia akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

0 Komentar