Kapal Tanker LPG Tujuan Indonesia Berhasil Melintasi Selat Hormuz

Selat Hormuz
Selat Hormuz
0 Komentar

“Kami memperingatkan bahwa tidak ada kapal jenis apa pun yang boleh bergerak dari tempat penjangkarannya di Teluk Persia dan Laut Oman,” demikian pernyataan Angkatan Laut IRGC Iran, dikutip dari Al Jazeera pada Minggu (19/4).

“Mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai bentuk kerja sama dengan musuh dan kapal yang melanggar akan dijadikan target,” lanjut pernyataan tersebut.

Dalam sebuah wawancara di televisi, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan Selat Hormuz berada di bawah kendali Teheran.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Pria yang juga berperan sebagai negosiator senior dalam pembicaraan perdamaian Iran-AS itu menilai keputusan Washington menerapkan blokade dalam beberapa hari terakhir sebagai keputusan yang ceroboh.

“Ini adalah keputusan yang ceroboh dan bodoh,” ujar Mohammad Bagher Ghalibaf.

Pengumuman dibukanya Selat Hormuz keluar seiring gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon.

Saat itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan jalur air tersebut terbuka sepenuhnya bagi kapal komersial, yang sempat mendorong harga minyak global turun.

Lebih dari selusin kapal komersial dilaporkan sempat melintas sebelum IRGC mengeluarkan pernyataan penutupan kembali.

0 Komentar