KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong turut diamankan dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Secara keseluruhan, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut pihaknya mengamankan sebanyak 13 orang dalam kasus itu.
“Tim mengamankan sejumlah 13 orang yang kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polres Kepahyang dan juga di Polresta Bengkulu,” kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (11/3/2026).
Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi
Ia menambahkan, tim kemudian membawa 9 orang ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan termasuk Bupati Rejang Lebong.
“Dari sembilan orang yang dibawa ke Jakarta pagi ini, satu bupati, kemudian wakil bupati. Dan juga, tiga orang lainnya dari ASN di wilayah Pemkab Rejang Lebong. Kemudian, empat orang lainnya adalah pihak swasta,” tuturnya.
Budi menyebut OTT tersebut berkaitan dengan proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong. Namun, ia belum bisa merinci lebih lanjut terkait besaran nilainya.
“Nanti kami akan update ya, terkait dengan proyek-proyek di dinas apa, Nilainya berapa gitu, nanti kami akan sampaikan,” jelas Budi.
KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap dalam operasi tersebut, sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Diketahui, Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan praktik pemberian fee proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan tujuh orang lainnya, Senin (9/3/2026). Hari ini, Selasa (10/3/2026) seluruhnya digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk dimintai keterangan lebih intensif.
Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza
Berdasarkan informasi yang diterima, tim KPK melakukan penindakan terhadap Bupati Rejang Lebong setelah melakukan rangkaian penyelidikan tertutup.
