Dengan segala cara, Bobby menjauhkan Aurelie dari lingkungan sosial dan keluarganya, hingga mengalami kekerasan verbal, fisik, dan seksual.
Lewat buku ini, Aurelie menjelaskan bagaimana hubungan yang mengatasnamakan cinta kerap digunakan sebagai alat untuk menghilangkan jati diri korban, terutama ketika ada ketimpangan usia dan kekuasaan.
Memoar ini juga meluruskan berbagai rumor lama tentang dirinya, termasuk isu pernikahan yang tidak sah, sekaligus mematahkan stigma negatif terhadap korban kekerasan.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
Namun “Broken Strings” bukan hanya kisah tentang luka dan trauma. Buku ini juga menjadi kisah tentang proses penyembuhan dirinya yang panjang dan penuh perjuangan.
Dengan dukungan keluarganya, Aurelie perlahan belajar berdamai dengan masa lalu dan menerima luka yang pernah ia alami.
“Ini kisahku, traumaku, tapi juga kesembuhanku,” tulis Aurelie dalam bukunya.
Pada akhirnya, “Broken Strings” hadir sebagai pesan bahwa bertahan hidup adalah bentuk keberanian, dan pengalaman pahit yang dulu dianggap aib bisa diubah menjadi sumber kekuatan bagi orang lain.
Perlu diketahui, buku ini ditulis sebagai bagian dari proses terapi pemulihan Aurelie. Ia menegaskan tidak ada niat untuk menyerang pihak mana pun, sehingga nama dan lokasi dalam buku disamarkan demi menjaga privasi.
Link download buku PDF “Broken Strings”
Aurelie menyediakan e-book “Broken Strings” dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Buku ini bisa diunduh melalui tautan yang tersedia di bio Instagram @aurelie maupun TikTok @aureliebigenho, agar kisahnya dapat menjangkau lebih banyak orang.
Berikut link download buku PDF “Broken Strings”:
Link utama:
Bahasa Indonesia:
Bahasa Inggris:
Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana
Sebagai informasi tambahan, seiring tingginya minat pembaca, “Broken Strings” juga akan segera hadir dalam versi buku fisik. Jadwal pemesanan buku (pre-order) masih menunggu informasi resmi lebih lanjut dari penerbit Oharabooks.
