Menanggapi kebijakan ini, para ekonom telah memperingatkan tarif yang telah diumumkan Trump bisa menaikkan harga konsumen untuk barang-barang impor ke Amerika Serikat, sehingga memicu inflasi.
Penerapan reciprocal tariffs oleh Trump juga memicu berbagai reaksi dari negara-negara mitra dagang. Sebagian khawatir pengenaan tarif ini bakal meningkatkan potensi perang dagang global dan menciptakan ketidakpastian mendalam di banyak industri.
Negara-negara yang terkena dampak kebijakan Trump ini tentunya tidak akan tinggal diam. Dalam beberapa kondisi, mereka bisa menerapkan tarif balasan terhadap produk AS yang akhirnya meningkatkan harga barang bagi konsumen dan menghambat ekspor Amerika.
Baca Juga:Inisiatif Putra Presiden Prabowo Temui Megawati dan Jokowi Tedukan Dinamika Politik, Waketum PAN: Momen TepatJumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way Kanan
Sejalan dengan kemungkinan di atas, potensi ketegangan perdagangan jelas akan semakin meningkat.
Kebijakan reciprocal tariffs di era Trump ini juga disebut menjadi salah satu langkah yang paling kontroversial dalam sejarah perdagangan Amerika Serikat.
