Penjara Mezzeh, yang terletak di bandar udara militer Distrik Mezzeh di Damaskus, dikelola oleh unit intelijen militer di bawah Kementerian Pertahanan.
Pusat Penahanan Rahasia dan Tidak Resmi
Ada juga pusat-pusat di mana rezim menahan lawan-lawan politiknya, namun pusat-pusat ini praktis bersifat rahasia.
Menurut SNHR dan organisasi hak asasi lainnya, tujuan dari pembentukan pusat penahanan rahasia ini adalah untuk melakukan penyiksaan yang lebih parah. Mereka yang berakhir di dalam penjara penyiksaan ini hampir tidak memiliki kesempatan untuk bertahan hidup.
Baca Juga:Song Jae-rim Ditemukan Meninggal Penyebab Kematian Belum Terkonfirmasi, Ada 2 Lembar SuratPernah Ditolak Amerika Serikat, Kini Presiden Prabowo Subianto Menuju Washington
Fasilitas-fasilitas ini beroperasi di bawah Divisi Keempat, yang dipimpin oleh saudara Assad, Maher Assad.
Pada awal 2012, rezim juga mengubah rumah, vila, dan stadion menjadi pusat penahanan. Salah satu fasilitasnya adalah Kamp Deir Shmeil di barat laut Hama.
Unit-unit keamanan yang terkait dengan rezim juga berperan aktif dalam mengoperasikan pusat interogasi dan penahanan.
Layanan keamanan terdiri dari empat layanan intelijen utama: Layanan Intelijen Militer (yang dikenal sebagai “keamanan militer”), Layanan Keamanan Politik, Direktorat Intelijen Umum (yang dikenal sebagai “keamanan negara”), dan Direktorat Intelijen Udara.
Layanan Intelijen Militer, dengan jaringan terbesar di negara itu, memiliki setidaknya 20 cabang.
Layanan Keamanan Politik memiliki cabang di sebagian besar provinsi, sementara Direktorat Intelijen Umum mengoperasikan enam kantor utama di Damaskus.
Direktorat Intelijen Udara menempati urutan kedua dalam hal penahanan setelah Layanan Intelijen Militer.
Baca Juga:Pendukung Maccabi Tel Aviv Slogan Anti-Arab: Siapa Penyulut Amsterdam Rusuh?Tom Lembong Diperiksa 10 Jam Terkait Surat Kebijakan Impor Gula
Dengan cabang di hampir setiap provinsi, direktorat ini sangat aktif di daerah-daerah yang memiliki bandara militer.
Unit-unit ini ditempatkan di bawah Biro Keamanan Nasional Suriah yang dibentuk pada 2012.
Layanan Intelijen Militer, di bawah Kementerian Pertahanan, berfungsi sebagai badan utama yang bertanggung jawab atas penahanan.
Mereka yang ditahan di cabang-cabang ini biasanya dipindahkan ke pusat utama di Damaskus setelah beberapa hari, di mana mereka bisa ditahan selama bertahun-tahun.
Di seluruh negeri, unit-unit keamanan mengoperasikan lebih dari 45 cabang penahanan, dengan 18 di antaranya terletak di Damaskus.
72 Metode Penyiksaan yang Berbeda
Menurut laporan SNHR, rezim Baath menggunakan 72 metode penyiksaan yang melibatkan kekerasan fisik, psikologis, dan seksual. Rezim juga memaksa tahanan untuk bekerja paksa dan menjalani isolasi, melanggar hak asasi manusia dasar.
