KETUA Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memanfaatkan momen lebaran untuk mengunjungi sejumlah tokoh. Kunjungan “safari” Prabowo untuk mempererat silaturrahmi (silaturahmi) dimulai dari Yogyakarta ke sejumlah kota di Jawa Timur. Salah satu agenda penting Prabowo adalah memberi penghormatan kepada makam Presiden keempat Indonesia Abdurrahman “Gus Dur” Wahid pada Rabu (4/5).
Didampingi KH Abdul Hakim “Gus Kikin” Mahfudz, pengurus Pondok Pesantren Tebuireng, Prabowo mengenang sosok Gus Dur yang dianggapnya sebagai sosok visioner.
“Ya, Gus Dur adalah pemimpin yang pandangannya lebih maju dari zamannya. Dia juga temanku dan aku adalah tukang pijatnya. Saya sangat dekat dengannya,” kata Prabowo, Kamis (5/5).
Baca Juga:Berpose Telanjang di Pohon Suci Bali, Alina asal Rusia Menyesal Kurang PengetahuanBeredar Video Pria Injak Al Quran di Media Sosial, Tantang Umat Islam
Kedekatan Prabowo dengan Gus Dur bukanlah hal baru bagi publik. Beberapa tahun lalu, Gus Dur bahkan menyebut Prabowo sebagai orang yang paling tulus membangun negeri.
“Orang yang paling tulus untuk rakyat Indonesia adalah Prabowo. Ya, banyak yang menunjukkan betapa tulusnya dia kepada masyarakat Indonesia,” kata Gus Dur dalam acara yang disiarkan TVOne.
https://www.youtube.com/watch?v=vJ_61jduy6Y
Tak hanya itu, Gus Dur juga pernah mengatakan Prabowo akan menjadi presiden di usia tua. Hal ini juga dibenarkan oleh KH Irfan Yusuf Hasyim, salah satu cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari.
“Saya mengutip Gus Dur. Dia pernah mengatakan Pak Prabowo akan menjadi presiden di usia tua. Insya Allah tahun 2024,” kata Gus Irfan. (*)
