KEPERCAYAAN masyarakat Amerika Serikat terhadap kondisi ekonomi nasional merosot ke level terendah dalam hampir empat tahun terakhir. Berdasarkan jajak pendapat terbaru dari Gallup yang dirilis Jumat (22/5/2026), penurunan tajam ini menjadi sinyal bahaya bagi Partai Republik menjelang pemilihan sela (midterm elections).
Data menunjukkan hanya 16 persen orang dewasa di AS yang menilai kondisi ekonomi saat ini dalam kategori sangat baik atau baik. Sebaliknya, sebanyak 49 persen responden menyatakan kondisi ekonomi buruk, sementara 34 persen lain menilai biasa saja.
Dampak Perang Iran terhadap Inflasi
Penurunan kepercayaan ekonomi ini terjadi secara konsisten di seluruh spektrum politik dalam beberapa bulan terakhir. Faktor utama yang memicu pesimisme ini yaitu perang dengan Iran yang menyebabkan lonjakan tajam pada inflasi dan harga bahan bakar.
Baca Juga:Luhut Minta Maaf ke Investor di Singapura soal Risiko Ekonomi RIFatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas Mencuat
Indeks Kepercayaan Ekonomi Gallup kini berada di angka -45, titik terendah sejak tahun 2022 ketika inflasi AS sempat menyentuh angka 9 persen. Saat ini, tiga dari empat warga Amerika meyakini bahwa kondisi ekonomi akan terus memburuk dengan hanya 20 persen yang merasa ada perbaikan.
Statistik Kunci Ekonomi AS (Mei 2026):
Harga Bensin: Rata-rata US$4,56 per galon (naik dari US$2,90 pada Februari).
Peringkat Persetujuan Trump: Turun ke angka 36 persen (terendah sejak kembali menjabat).
Indeks Kepercayaan: Merosot ke -45 dari skala maksimal +100.
Kontroversi Kebijakan Presiden Trump
Di tengah tekanan biaya hidup yang meningkat, Presiden Donald Trump menuai kritik tajam setelah menyatakan bahwa dirinya tidak mempertimbangkan dampak ekonomi dari perang Iran terhadap warga Amerika sedikit pun. Pernyataan ini memicu reaksi keras dari Partai Demokrat yang berharap kecemasan pemilih terhadap ekonomi akan menguntungkan mereka pada pemilu November mendatang.
Selain masalah ekonomi, Trump juga terus mempromosikan proyek pembangunan aula besar (ballroom) di Gedung Putih. Proyek ini ditentang luas oleh publik menurut jajak pendapat Washington Post-ABC News-Ipsos. Dalam tinjauan proyek tersebut, Trump sempat memamerkan jalur pejalan kaki dengan tulisan emas 45-47 merujuk pada perannya sebagai Presiden AS ke-45 dan ke-47.
“Hal terbaik yang saya lakukan dalam hidup adalah membangun. Saya adalah pembangun yang hebat dan saya membangun produk yang indah,” ujar Trump pada Selasa lalu menanggapi kritik atas proyek tersebut.
