Indonesia Hadapi Utang Jatuh Tempo Sangat Besar di 2026: Rp 833,96 Triliun

Ilustrasi utang Indonesia
Ilustrasi utang Indonesia
0 Komentar

“Hal ini mengonfirmasi pandangan banyak pihak bahwa Indonesia sedang melakukan pertukaran antara stabilitas jangka pendek dengan beban bunga jangka panjang yang akan membebani generasi mendatang,” jelasnya.

Meskipun pertumbuhan ekonomi diprediksi sedikit menguat menjadi 5,1% pada 2026, pada saat yang sama defisit anggaran juga melebar dan secara otomatis mendorong rasio utang ke level yang lebih tinggi. Fenomena itu mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang terjadi bersifat debt-driven (digerakkan oleh utang), daripada didorong oleh peningkatan produktivitas atau investasi secara mandiri.

“Selain itu, penurunan cadangan devisa pada awal 2026 menjadi indikasi awal bahwa intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah mulai menggerus bantalan eksternal Indonesia di tengah beban pembayaran utang luar negeri yang meningkat,” imbuhnya.

0 Komentar