Maskapai Penerbangan dari Luar Indonesia Enggan Isi Bahan Bakar di BIJB Kertajati, Harga Avtur Tinggi

Bandara BIJB Kertajati. (Foto: Istimewa)
Bandara BIJB Kertajati. (Foto: Istimewa)
0 Komentar

Kengganan maskapai penerbangan dari luar Indonesia isi bahan bakar di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dikarenakan tingginya harga avtur di bandara tersebut.

Dari sebagian maskapai memilih menggendong bahan bakar avtur dari luar ke Bandara Kertajati dengan tujuan lebih menghemat operasional penerbangan. 

“Kalau dihitung-hitung harga avtur berbeda dengan Malyasia maupun Singapura. Karena itu, sebagian maskapai penerbangan lebih memilih mengangkutnya dari luar,” ungkap Direktur BIJB Kertajati Muhamad Singgih pada sela Saresehan Ekonomi West Java Economic Society yang diselenggarakan Kantor perwakilan Bank Indonesia (KpW/BI) wilayah Cirebon Selasa, 30 April 2024.

Baca Juga:Indra Pratama Ungkap CCTV Tidak Ada yang Mati, Total 20 Aktif di TKP Bunuh Diri Brigadir RATKasus Bunuh Diri Brigadir RAT, Ditemukan Luka di Kepala dari Pelipis Kanan dan Kiri, Dugaan Masalah Pribadi

Harga Avtur di Bandara Kertajati memang lebih tinggi dibandikan dengan di Bandara Soekarno-Hatta. Dimana, pasokan avtur antara ke Bandara Kertajati dan Soekarno-Hatta selisih harga bisa capai Rp1.113 per liter.

“Nih di sini tinggal bagaimana harga avtur itu bisa disesuaikan setara dengan harga avturnya di Bandara Soekarno-Hatta, apalagi kita ini satu sistem penerbangan yang bisa saling mensubtitusi. Jadi, kalau pasokan avtur di sini harganya jauh berbeda dibanding Bandara Soekarno, maka itu kita nilai tidak kompetitif,” katanya. (*)

 

0 Komentar