Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza

Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: BSS/AFP)
Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: BSS/AFP)
0 Komentar

KORAN berbahasa Ibrani, Israel Hayom, melaporkan bahwa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pergi ke Washington untuk bertemu Presiden AS Donald Trump salah satu tujuannya adalah melobi Trump agar menyetujui upaya migrasi massal warga Palestina dari Jalur Gaza, menyusul penolak Hamas melucuti senjatanya. Israel Hayommenyatakan bahwa pembicaraan akan berlangsung pada Rabu (11/2/2026).

Israel Hayom melaporkan bahwa ide mengeluarkan massal warga Gaza diungkit oleh Trump setahun lalu, tak lama Trump kembali terpilih menjadi Presiden AS. Negara-negara Arab saat itu keras menolak ide Trump, yang secara efektif membuat ide itu ditelantarkan.

Sebuah komitmen untuk membolehkan warga Gaza untuk hidup penuh martabat di wilayahnya diketahui tercantum dalam 20 poin perdamaian. Namun, Israel Hayom, kini melaporkan, lantaran sulitnya mengimplementasikan 20 poin itu yang artinya juga menekan Hamas untuk, ide membuka perbatasan Gaza kembali dimunculkan.

Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal

Disebutkan bahwa para pendukung proposal itu berargumen bahwa membuka perbatasan Gaza bisa mencegah kembali pecahnya pertempuran antara Israel dan Hamas. Menurut laporan Israel Hayom, Trump mendukung tuntutan Hamas untuk melucuti senjatanya dan sekarang memunculkan kembali ide migrasi massal demi mencapai tujuan itu.

Dalam perkembangan terkait, The New York Times melaporkan mengutip beberapa pejabat bahwa sebuah draf proposal disiapkan yang akan membuat Washington meminta Hamas untuk menyerahkan senjata api berat yang bisa digunakan untuk menyerang Israel. Draf itu akan membuat Hamas untuk tetap bisa mempertahankan senjata ringan dalam fase awal.

Israel Hayom menambahkan tim AS terdiri dari Jared Kushner, Steve Witkoff, dan Nickolay Mladenov akan mempresentasikan dokumen kepada Hamas dalam beberapa pekan mendatang.

0 Komentar