Kesepakatan tersebut mendapat dukungan dari negara-negara Arab dan Barat dan secara luas digambarkan sebagai pencapaian diplomatik besar bagi Trump.
Amerika Serikat akan mengerahkan 200 tentara sebagai bagian dari satuan tugas gabungan untuk stabilitas Gaza, dan tidak ada warga Amerika yang berada di wilayah kantong Palestina, kata dua pejabat senior AS pada Kamis.
Para pejabat tersebut, yang berbicara kepada wartawan tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa 200 orang tersebut akan menjadi bagian inti dari satuan tugas yang akan mencakup warga Mesir, Qatar, Turki, dan mungkin Uni Emirat Arab.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Lebih dari 67.000 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza, yang dilancarkan setelah pejuang Palestina pimpinan Hamas menyerbu kota-kota Israel dan sebuah festival musik pada 7 Oktober 2023. Sekitar 1.200 tewas akibat serangan dan tembakan tentara Israel dan 251 orang disandera.
