“Karena itulah, kita mungkin bisa melakukan diskusi atau menyampaikan permohonan ini, karena kita ingin mengatakan ada banyak hal yang terjadi yang menurut kita tidak mencerminkan kasih kepada sesama,” katanya.
Dalam surat permohonan bersama berjudul “Abrahamic Plea to Israel,” ketiga pemimpin agama itu mendesak Israel untuk segera melakukan gencatan senjata dan mewujudkan perdamaian di daerah kantong Palestina tersebut.
Mereka mengatakan tidak bisa tinggal diam di tengah penderitaan luar biasa yang dialami warga Gaza. “Hilangnya nyawa, hancurnya rumah, jeritan korban luka, dan penderitaan para pengungsi menuntut perhatian mendesak dan tindakan kolektif kita,” kata mereka dalam surat permohonan tersebut.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Untuk itu, mereka berkomitmen untuk melakukan pendekatan komprehensif guna mewujudkan perdamaian dan keadilan di Gaza dengan dilandasi penghormatan terhadap martabat manusia, saling pengertian, dan kolaborasi melalui doa, dialog, dan aksi.
