Kasus Vina-Eky: Brigjen Pol (Purn) Siswandi Klarifikasi Terkait Tudingan Terhadap Mantan Kapolri Da’i Bachtiar

Brigjen Pol (Purn) Siswandi Saat masih bertugas.// IG @polisi_indonesia
Brigjen Pol (Purn) Siswandi Saat masih bertugas.// IG @polisi_indonesia
0 Komentar

MANTAN Kapolri Jenderal Pol (Purn) Prof Drs Da’i Bachtiar melalui Brigjen Pol (Purn) Siswandi memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di media sosial (medsos) yang menyudutkan nama baik beliau beserta keluarganya.

Brigjen Pol (Purn) Siswandi mengatakan, Jenderal Dai Bachtiar memberikan klarifikasi dengan harapan masyarakat tahu tentang duduk persoalannya. Pasalnya, kasus pembunuhan  Vina di Cirebon pada Agustus 2016 silam kini dikait-kaitkan dengan putra beliau, Brigjen Pol Adi Vivid Agustadi yang kini menjabat Waka Polda DIY.

Siswandi mengungkap bahwa pada Desember 2016 lalu, saat AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menjabat Kapolres Cirebon Kota, dia mempunyai putra laki-laki yang baru berusia dua tahun.

Baca Juga:Survey ARFI Institut Ungkap Hasil Elektabilitas Calon Wali Kota Cirebon: Eti Herawati di Urutan KetigaPersidangan Taipan Media Hong Kong Atas Tuduhan ‘Konspirasi Publikasi Hasutan’ Makan Waktu Lama

Terkait pemberitaan di medsos tersebut, lanjut dia, sempat dibantah sendiri oleh netizen. Namun, pemberitaan itu malah kini diarahkan lagi ke putra dari Bupati Indramayu Nina Agustina yang baru menjabat sebagai Bupati Indramayu tahun 2022.

Putra Bupati Indramayu Nina Agustina yang di maksud yakni atas nama Andika yang tahun 2016 masih duduk di SMA di Jakarta.

Sedangkan Bupati Nina Agustina sendiri adalah Putri dari Dai Bactiar.

Berdasarkan fakta, Siswandi menyampaikan, pada saat peristiwa pembunuhan itu terjadi, Kapolres Cirebon Kota dijabat oleh AKBP Indra Jafar. Selanjutnya penanganan kasus itu pun akhirnya ditarik ke Polda Jawa Barat, dan pada Oktober 2016 proses hukum kasus itu sudah divonis ditingkat pengadilan.

“Ini dilakukan untuk meluruskan dan lebih membuat terangnya atas berita di Medsos dimaksud,” pungkas Siswandi mengutip dari pernyataan klarifikasi Jenderal Pol (Purn) Dai Bachtiar. (*)

 

0 Komentar