Beli 100 Persen Saham Twitter, Elon Musk Siram Rp618,4 Triliun

Beli 100 Persen Saham Twitter, Elon Musk Siram Rp618,4 Triliun
Elon Musk membuat banyak polling tentang Twitter. (foto: tangkapan layar)
0 Komentar

BESARNYA kepercayaan pada potensi Twitter menjadi platform demokrasi dan keinginan menciptakan ruang untuk masyarakat umum dalam kebebasan berekspresi serta berpendapat. CEO Tesla Elon Musk menawarkan sekitar 43 miliar dolar AS atau setara Rp618,4 triliun untuk membeli 100 persen saham Twitter setelah sebelumnya ia diumumkan menjadi pemegang saham terbesar Twitter.

“Saya berinvestasi di Twitter karena saya percaya pada potensinya untuk menjadi platform kebebasan berbicara di seluruh dunia, dan saya percaya kebebasan berbicara adalah keharusan sosial untuk demokrasi yang berfungsi,” kata Musk dalam surat yang dikirim ke Kepala Twitter Bret Taylor dikutip dari The Verge, Jumat (15/4).

Tawaran Elon Musk itu menjadi yang terakhir dengan jumlah besaran nilai yang berdasarkan keinginannya membeli saham untuk diperdagangkan di bursa saham saat nilainya 54,20 dolar AS per lembar saham.

Baca Juga:2 Penyalur Besar Gelapkan 78 Ton Minyak Goreng Subsidi, Menperin: Ada Dana Publik yang Harus DipertanggungjawabkanTanggapi Laporan Kemenlu AS Soal Aplikasi PeduliLindungi Diduga Langgar HAM, Legislator: Tuduhan yang Serius

Pemilik SpaceX dan CEO Tesla itu menyebutkan jika tawarannya terbarunya ditolak, maka ia akan mempertimbangkan kembali posisinya sebagai pemegang saham.

Ia pun menyebutkan akan membuka potensi terbesar Twitter sebagai ruang berekspresi menyampaikan pendapat dan kebebasan.

Sementara itu, Dewan Direksi Twitter secara resmi menanggapi penawaran Elon Musk dengan mengeluarkan pernyataan secara resmi agar pembahasan ini tidak menjadi bola liar di masyarakat.

Mereka pun mengaku berhati- hati dan meninjau dengan teliti tawaran dari Elon yang kini memiliki 9,2 persen saham Twitter.

Dewan Direksi Twitter akan dengan hati-hati meninjau proposal untuk menentukan tindakan yang diyakininya adalah kepentingan terbaik Perusahaan dan semua pemegang saham Twitter,” kata Twitter.

Berita penawaran saham yang dilakukan oleh sang miliarder itu pun membuat harga saham Twitter terpantau menurun.

Sebelumnya, Twitter sempat menawarkan posisi Direksi kepada Elon setelah ia menjadi pemegang terbesar saham Twitter namun Elon menolak tawaran tersebut.

Baca Juga:Tolak Pindah ke Manchester United, Mirror Sebut Harry Kane Bertahan di SpursAturan Baru Arab Saudi Terkait Batasan Usia Prioritas Ibadah Haji, Farid Aljawi: Semoga Ada Dispensasi

Ia pun sempat menyarankan berbagai perubahan pada layanan Twitter seperti menghilangkan iklan pada Twitter Blue hingga meminta pembayaran kripto sebagai alternatif untuk biaya berlangganan. (*)

0 Komentar