Media Jerman Ungkap Siapa yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Perang Amerika Serikat-Israel Lawan Iran

Ilustrasi Perang Iran vs Amerika Serikat-Israel
Ilustrasi Perang Iran vs Amerika Serikat-Israel
0 Komentar

Negara-negara Teluk kini harus menghadapi tetangga yang semakin agresif dan berupaya mengacaukan stabilitas, sementara rakyat Iran akan berada di bawah tekanan rezim yang semakin keras dan tertutup, ditambah lagi dengan dampak terhadap ekonomi global yang kini menjadi sandera keputusan rezim tersebut.

Penulis mengkritik peran bersama Amerika Serikat dan Israel dengan menganggap bahwa Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah membuka kotak setan.

Selain itu merusak keseimbangan internasional yang sebelumnya didasarkan pada diplomasi dan pencegahan, sehingga membuat tercapainya kesepakatan yang berkelanjutan menjadi hal yang sulit dicapai.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Bahkan mendorong kawasan tersebut menuju perlombaan senjata yang mungkin berujung pada upaya memperoleh senjata nuklir.

Terutama karena Perdana Menteri Israel lebih memilih opsi konfrontasi berkelanjutan, sehingga putaran pertempuran berikutnya hanyalah masalah waktu.

Daftar kerugian pun meluas hingga mencakup hukum internasional dan nilai-nilai moral yang sangat terganggu, ditambah dengan merosotnya posisi Amerika Serikat sebagai kekuatan besar.

Guncangan terhadap kepercayaan terhadap sistem Barat dan nilainya

Menurut artikel tersebut, tindakan Trump dan pengakuannya secara terbuka atas perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang telah mengguncang kepercayaan terhadap sistem Barat dan nilainya, kepercayaan yang sebenarnya sudah mulai melemah akibat peristiwa di Gaza dan Sudan.

Di akhir analisis, menonjol pula pihak-pihak lain yang diuntungkan seperti Rusia dan Tiongkok yang akan memanfaatkan kemunduran Amerika ini.

Sebagaimana Perang Irak menjadi penyebab Washington menjauhi intervensi yang mahal, Perang Iran mungkin membuat Amerika Serikat kurang bersedia dan kurang mampu melindungi sekutunya di Eropa Timur atau Taiwan jika mereka diserang.

Dengan demikian, Trump telah mencapai hasil yang sepenuhnya bertentangan dengan apa yang diinginkannya alih-alih menunjukkan kekuatan pengaruhnya, dia justru memperlihatkan kemunduran dan kelemahannya.

0 Komentar