Masa Gelap Pembunuhan Paus Abad ke-14: Pentagon Ingatkan Vatikan Sejarah Avignon

Bonifasius VIII dan para kardinalnya. Ilustrasi dari edisi Decretals abad ke-14. (British Library/Wikimedia Co
Bonifasius VIII dan para kardinalnya. Ilustrasi dari edisi Decretals abad ke-14. (British Library/Wikimedia Commons)
0 Komentar

Kini, lebih dari 700 tahun kemudian, Pentagon disebut mengingatkan Vatikan akan pelajaran pahit itu.

Dalam pertemuan tertutup dengan Kardinal Pierre, Wakil Menteri Pertahanan Elbridge Colby dilaporkan menyatakan bahwa Amerika Serikat “memiliki kekuatan militer untuk melakukan apa pun yang diinginkannya di dunia” dan Gereja “sebaiknya memihak AS”.

Pesan yang tersirat jelas: jangan ulangi kesalahan abad ke-14. Jangan biarkan paus modern menjadi “musuh” kekuasaan besar.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Sementara itu, Paus Leo XIV tetap teguh dengan pidato Januari lalu yang mengecam diplomasi kekuatan dan konflik bersenjata, termasuk serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Nicolas Maduro.

Apakah ancaman Pentagon sekadar peringatan sejarah, ataukah sinyal bahwa “masa pembunuhan paus abad ke-14” bisa terulang dalam bentuk baru di abad ke-21?

0 Komentar