Apa yang dikatakan Trump tentang proposal Iran?
Trump mengakui pentingnya proposal Iran tetapi menolaknya dalam bentuknya saat ini.
“Ini proposal yang signifikan. Ini langkah yang signifikan.”
Pada konferensi pers Gedung Putih, Trump memperingatkan bahwa jika Iran gagal memenuhi tuntutan AS pada batas waktu Selasa, serangan besar dapat terjadi.
“Butuh waktu 100 tahun bagi mereka untuk membangun kembali,” katanya.
Ia juga mengancam akan menargetkan infrastruktur sipil, termasuk jembatan dan pembangkit listrik, jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali.
Poin-poin penting:
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
- Iran telah mengusulkan rencana 10 poin untuk mengakhiri perang
- Fokusnya adalah pada penyelesaian permanen, bukan gencatan senjata sementara
- Termasuk pembukaan kembali Hormuz dan tuntutan pencabutan sanksi
- Memperkenalkan model biaya pengiriman sebesar US$2 juta yang terkait dengan rekonstruksi
- AS menyebut proposal tersebut “tidak cukup baik”
- Trump telah menetapkan tenggat waktu untuk kepatuhan atau eskalasi militer
Bagaimana Iran menanggapi tuntutan AS?
Iran telah mengambil sikap tegas, menolak kerangka kerja AS dan mendorong resolusi yang lebih luas.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmail Baghaei menggambarkan proposal AS sebelumnya sebagai, “Sangat berlebihan, tidak biasa, dan tidak logis.”
Media pemerintah Iran juga menekankan bahwa proposal terbaru menolak gencatan senjata dan malah menyerukan pengakhiran permanen perang.
Mengapa negosiasi masih buntu?
Meskipun upaya mediasi terus dilakukan, perbedaan utama tetap belum terselesaikan:
- AS mendesak deeskalasi dan kepatuhan segera
- Iran menuntut jaminan jangka panjang dan pencabutan sanksi
- Kedua pihak tetap terpecah mengenai kondisi keamanan regional
- Dengan tenggat waktu Trump yang semakin dekat, risiko eskalasi lebih lanjut tetap tinggi.
Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Negosiasi terus berlanjut melalui perantara, termasuk Pakistan dan aktor regional lain.
Namun, dengan AS menolak proposal Iran sejauh ini dan memperingatkan akan ada serangan yang akan segera terjadi. Situasi tetap tidak stabil. Hasilnya bergantung pada kemajuan diplomatik di menit-menit terakhir.
