BARESKRIM Polri berhasil mengamankan sedikitnya 10 barang bukti penting dalam penangkapan bandar narkoba lintas negara, Andre Fernando alias The Doctor. Barang-barang yang disita mencakup perangkat komunikasi canggih hingga barang mewah milik tersangka.
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa penyitaan ini merupakan bagian dari upaya pendalaman terhadap jaringan narkoba internasional yang dikendalikan oleh Andre.
“Barang bukti yang diamankan antara lain dua unit iPhone, satu iPhone 17 Pro Max warna biru dan satu iPhone 17 R warna hitam,” ujar Brigjen Pol Eko dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Daftar 10 Barang Bukti yang Disita
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Selain perangkat telekomunikasi kelas atas, penyidik juga menyita sejumlah aksesori dan dokumen pribadi milik tersangka. Berikut adalah rincian barang bukti yang diamankan:
- Satu unit iPhone 17 Pro Max warna biru.
- Satu unit iPhone 17 R warna hitam.
- Satu unit ponsel merek Oppo Reno warna putih metalik.
- Satu buah kepala charger berwarna abu-abu.
- Satu buah charger Apple Watch.
- Satu unit Apple Watch warna putih.
- Satu unit jam tangan mewah merek Rolex dengan strap coklat.
- Satu tas hitam merek Louis Vuitton.
- Satu buah e-wallet.
- Satu buku paspor atas nama Andre Fernando.
Seluruh barang bukti tersebut kini tengah dalam proses pemeriksaan digital forensik dan penyidikan lebih lanjut untuk menelusuri aliran dana serta komunikasi tersangka dengan jaringannya.
Rekam Jejak “The Doctor”
Andre Fernando merupakan sosok yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 1 Maret 2026. Ia diduga kuat menjadi pemasok utama narkotika bagi sindikat Koko Erwin di Bima, Nusa Tenggara Barat, serta jaringan peredaran di tempat hiburan malam White Rabbit, Jakarta.
Setelah menjadi buron selama beberapa pekan, Andre akhirnya berhasil diringkus oleh tim Bareskrim Polri pada Senin, 6 April 2026. Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap keterlibatan pihak lain dalam sindikat internasional tersebut.
