Steam Paparkan Pemenuhan Kewajiban Rating di Indonesia Gunakan Sistem Survei Konten

Steam
Steam
0 Komentar

DI tengah polemik kacaunya klasifikasi umur gim di Tanah Air, Valve selaku pengelola platform distribusi digital Steam akhirnya merilis pernyataan resmi kepada para pengembang gim (developer).

Melalui portal resminya, Steam mengumumkan bahwa Indonesia kini telah ditambahkan ke dalam daftar negara yang mewajibkan penyertaan rating usia untuk penjualan gim, menyusul aturan serupa di Brasil dan Jerman.

Pengumuman ini sekaligus mengonfirmasi pernyataan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) sebelumnya yang menyebut bahwa rating yang muncul di Steam saat ini berasal dari mekanisme internal berbasis deklarasi mandiri (self-declare).

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Pihak Steam menjelaskan bahwa pemenuhan kewajiban rating di Indonesia menggunakan sistem bawaan mereka yang disebut Steam Content Survey (Survei Konten Steam). Kuisioner ini wajib diisi oleh pengembang sebagai bagian dari proses pra-rilis.

“Kami telah bekerja sama dengan otoritas Indonesia untuk memperbarui sistem ratingbawaan Steam guna menghasilkan rating usia yang diperlukan untuk mematuhi persyaratan baru ini,” tulis pernyataan resmi Steam, dikutip delik Senin (6/4/2026).

Terkait nasib ribuan gim lama yang sudah telanjur rilis di Steam, Valve menyatakan akan menjalankan proses otomatisasi dalam beberapa minggu ke depan. Sistem Steam akan menggunakan data Content Survey yang sudah ada di basis data mereka untuk menghasilkan rating usia khusus wilayah Indonesia secara otomatis.

Namun, kebijakan otomatisasi ini tampaknya menjadi titik buta (blind spot) yang menyebabkan kacaunya label klasifikasi IGRS (seperti gim dewasa yang mendapat rating 3+) yang diprotes oleh para gamer Indonesia baru-baru ini, mengingat sistem hanya membaca data lama yang diinput developer tanpa kurasi manual.

Steam juga menggarisbawahi bahwa ada pengecualian bagi gim-gim tertentu di mana data yang ada tidak cukup untuk menghasilkan rating secara otomatis. Developer dari kategori gim di bawah ini diwajibkan untuk meninjau dan memperbarui survei mereka secara manual:

  • Gim yang menampilkan atau mensimulasikan perjudian (Steam telah menambahkan empat pertanyaan baru terkait hal ini).
  • Gim dengan mode online yang sebelumnya belum mencentang opsi ‘Interaksi Online’.
  • Gim lawas yang dirilis sebelum Januari 2020 dan belum pernah mengisi Content Surveysama sekali.
0 Komentar