KA Bangunkarta Jombang-Pasar Senen Anjlok di Bumiayu, Evakuasi Penumpang 10 Unit Bus Disiapkan KAI

Insiden anjloknya Kereta Api (KA) Bangunkarta di dekat Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (
Insiden anjloknya Kereta Api (KA) Bangunkarta di dekat Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (6/4/2026)(Dok. Warga Bumiayu Brebes)
0 Komentar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto, Jawa Tengah menyiapkan sebanyak 10 unit bus untuk mengevakuasi penumpang KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen. Hal tersebut menyusul insiden anjloknya tiga rangkaian kereta di Emplasemen Bumiayu, Senin (6/4) sekitar pukul 14.15 WIB.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan dampak gangguan perjalanan sekaligus memastikan penumpang tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman. Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kejadian tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini,” ujarnya.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Ia menjelaskan, insiden anjlokan terjadi di kilometer 312+1, tepatnya di wesel 21A dan 21B, yang menyebabkan jalur rel di lokasi tidak dapat dilalui untuk sementara waktu, baik dari arah hulu maupun hilir.

Sebagai respons cepat, KAI Daop 5 Purwokerto langsung mengerahkan tim tanggap darurat ke lokasi untuk melakukan evakuasi rangkaian kereta sekaligus penanganan jalur rel yang terdampak.

“Seluruh petugas bersama tim terkait telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi serta penanganan jalur rel,” kata As’ad.

Selain itu, KAI juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna mempercepat proses pemulihan jalur agar operasional kereta api dapat segera kembali normal. Menurutnya, saat ini fokus utama masih pada proses evakuasi, sementara penyebab pasti anjlokan masih dalam tahap investigasi.

KAI Daop 5 Purwokerto memastikan akan terus memberikan informasi terkini melalui kanal resmi dan mengimbau penumpang tetap tenang serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI berupaya melakukan penanganan secara maksimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

0 Komentar