Bocoran Isi Surat Berikut Point Penting Pesan Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Tangkapan layar X Masoud Pezeshkian
Tangkapan layar X Masoud Pezeshkian
0 Komentar

“Bukankah juga benar bahwa Amerika telah memasuki agresi ini sebagai proksi Israel, dipengaruhi dan dimanipulasi oleh rezim tersebut? Bukankah benar bahwa Israel, dengan menciptakan ancaman Iran, berupaya mengalihkan perhatian global dari kejahatannya terhadap Palestina? Bukankah jelas bahwa Israel sekarang bertujuan untuk memerangi Iran hingga tentara Amerika terakhir dan uang pajak Amerika terakhir—mengalihkan beban khayalannya kepada Iran, kawasan tersebut, dan Amerika Serikat sendiri dalam mengejar kepentingan yang tidak sah?,” tulisnya.

Pezeshkian mengajak masyarakat Amerika untuk melihat Iran secara lebih objektif dan tidak hanya bergantung pada informasi yang ia sebut sebagai bagian dari disinformasi. Ia mendorong agar masyarakat berbicara langsung dengan pihak-pihak yang pernah mengunjungi Iran.

Ia juga menyoroti keberhasilan diaspora Iran di berbagai negara, termasuk para akademisi dan profesional yang berkontribusi di universitas ternama dan perusahaan teknologi maju di Barat. Menurutnya, realitas tersebut perlu dibandingkan dengan citra negatif yang selama ini berkembang.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

“Apakah realitas ini sesuai dengan distorsi yang Anda dengar tentang Iran dan rakyatnya?,” tulisnya.

Di akhir pesannya, Pezeshkian menyatakan bahwa dunia saat ini berada di persimpangan penting antara konfrontasi dan keterlibatan. Ia menilai kelanjutan konflik akan semakin mahal dan tidak produktif, serta berdampak pada generasi mendatang

“Melanjutkan jalan konfrontasi lebih mahal dan sia-sia daripada sebelumnya. Pilihan antara konfrontasi dan keterlibatan adalah nyata dan memiliki konsekuensi; hasilnya akan membentuk masa depan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sepanjang sejarah panjangnya, Iran telah bertahan menghadapi berbagai agresi. Sementara banyak pihak yang pernah menjadi lawan hanya meninggalkan catatan buruk dalam sejarah, Iran disebut tetap bertahan sebagai negara yang tangguh, bermartabat, dan bangga

“Sepanjang ribuan tahun sejarahnya yang membanggakan, Iran telah bertahan lebih lama daripada banyak agresor. Yang tersisa dari mereka hanyalah nama-nama yang ternoda dalam sejarah, sementara Iran tetap bertahan—tangguh, bermartabat, dan bangga,” ujarnya.

0 Komentar