Harga Avtur Naik Antara 70 hingga 80 Persen Bikin Maskapai Penerbangan Ngos-ngosan

Harga Avtur Naik Antara 70 hingga 80 Persen Bikin Maskapai Penerbangan Ngos-ngosan
Pemerhati Penerbangan, Alvin Lie/Net
0 Komentar

“Kalau tidak ada keputusan, pilihannya maskapai menghentikan operasi atau menaikkan harga tiket seenaknya. Itu tentu tidak baik, karena berarti pemerintah tidak mampu mengatur,” tegasnya.

Harga avtur mengalami kenaikan antara 70 hingga 80 persen. Di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), harga avtur untuk rute domestik pada periode 1–31 Maret 2026 sebesar Rp13.656,51 per liter, naik menjadi Rp23.551,08 per liter pada periode 1–30 April 2026. Kenaikannya mencapai 72,45 persen.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga avtur domestik pada 2019 saat aturan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat mulai diberlakukan. Kala itu, harga avtur berada di level Rp7.970 per liter. Dalam tujuh tahun, kenaikannya mencapai sekitar 295 persen.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Sementara itu, harga avtur untuk rute internasional naik lebih tinggi. Pada periode 1–30 April 2026 di Bandara Soetta, harganya mencapai US$1,338 per liter atau naik 80,32 persen dibandingkan periode 1–31 Maret 2026 sebesar US$0,742 per liter. Jika dibandingkan dengan 2019, kenaikannya mencapai 223 persen, dari level US$0,6 per liter.

0 Komentar