Departemen Kehakiman Amerika Serikat Rilis Dokumen Epstein, Trump Pecat Pam Bondi

Jaksa Agung Pam Bondi berbicara setelah dilantik oleh Hakim Agung Clarence Thomas, di Ruang Oval Gedung Putih,
Jaksa Agung Pam Bondi usai dilantik oleh Hakim Agung Clarence Thomas, di Ruang Oval Gedung Putih, pada 5 Februari 2025, di Washington, disaksikan oleh Presiden Donald Trump. EVAN VUCCI—AP
0 Komentar

Hal itu menimbulkan kekhawatiran atas independensi Departemen Kehakiman, khususnya ketika jaksa penuntut utama di bawah komando Bondi mengumumkan penyelidikan dan tuntutan pidana terhadap lawan politik Trump.

Dalam satu kasus, September 2025 lalu, Trump mengirimkan unggahan media sosial langsung kepada Bondi, tampaknya menyerukan agar ia mengambil tindakan terhadap tiga kritikus: Senator Adam Schiff, Jaksa Agung New York Letitia James, dan mantan direktur FBI James Comey.

“Kita tidak bisa menunda lebih lama lagi, ini menghancurkan reputasi dan kredibilitas kita,” tulis Trump dalam unggahannya kepada Bondi. Trump juga menambahkan, “KEADILAN HARUS DITEGAKKAN, SEKARANG JUGA!!!”

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Dakwaan terhadap James dan Comey disampaikan beberapa minggu kemudian, meskipun dewan juri terpisah kemudian memutuskan untuk tidak mendakwa keduanya.

Bondi juga mendapat kecaman atas penanganannya terkait berkas Epstein, yang isinya mengguncang pemerintah dan lembaga di seluruh dunia.

Tak lama setelah dikonfirmasi oleh Senat, Bondi berulang kali berjanji untuk meninjau semua dokumen yang terkait dengan Epstein, termasuk apa yang disebut “daftar klien” tokoh-tokoh berpengaruh. Ia selanjutnya berjanji untuk merilis sejumlah dokumen yang sebelumnya ditahan.

Namun, komitmen Bondi dan beberapa pejabat tinggi lainnya dalam mengusut kasus tersebut berubah drastis beberapa bulan kemudian. Kondisi ini memuncak pada memo pada Juli yang dikeluarkan Departemen Kehakiman, meski tanpa tanda tangan, yang menyatakan bahwa para penyelidik tidak menemukan “daftar klien yang memberatkan” serta tidak ada bukti kredibel “bahwa Epstein memeras individu-individu terkemuka”.

Di bawah kepemimpinan Bondi, Departemen Kehakiman sejak itu merilis jutaan berkas Epstein, tetapi para anggota parlemen menuduh bahwa dokumen-dokumen tersebut masih tampak tidak lengkap.

0 Komentar