Departemen Kehakiman Amerika Serikat Rilis Dokumen Epstein, Trump Pecat Pam Bondi

Jaksa Agung Pam Bondi berbicara setelah dilantik oleh Hakim Agung Clarence Thomas, di Ruang Oval Gedung Putih,
Jaksa Agung Pam Bondi usai dilantik oleh Hakim Agung Clarence Thomas, di Ruang Oval Gedung Putih, pada 5 Februari 2025, di Washington, disaksikan oleh Presiden Donald Trump. EVAN VUCCI—AP
0 Komentar

PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan bahwa ia telah mencopot Pam Bondi dari jabatannya sebagai Jaksa Agung AS. Hal ini jadi perombakan kabinet besar kedua yang dilakukan Trump dalam waktu kurang dari sebulan.

Trump mengkonfirmasi keputusannya mencopot Jaksa Agung AS melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Kamis (2/4/2026). Sebelumnya, serangkaian laporan media melaporkan bahwa Trump mempertimbangkan untuk mencopot Bondi dari posisi penegak hukum tertinggi di AS itu.

Beberapa laporan menyebutkan ketidakpuasannya atas penanganan Bondi terhadap berkas investigasi terkait dengan pengusaha dan terpidana kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Wakil Jaksa Agung AS, Todd Blanche, akan menggantikan Bondi untuk sementara waktu, katanya.

“Pam Bondi adalah patriot Amerika yang hebat dan teman yang setia, yang dengan setia melayani sebagai Jaksa Agung saya selama setahun terakhir,” tulis Trump.

Trump juga memuji Bondi karena memimpin Departemen Kehakiman selama periode ketika kejahatan kekerasan menurun di AS, bagian dari tren penurunan yang lebih luas setelah pandemi COVID-19.

Trump tidak menyebutkan alasan di balik keputusan tersebut, melainkan hanya menulis, “Kami mencintai Pam.” Ia kemudian menambahkan bahwa Bondi akan “beralih ke pekerjaan baru yang sangat dibutuhkan dan penting di sektor swasta”.

Dalam sebuah pernyataan yang dilansir Al Jazeera, Bondi mengatakan bahwa ia akan menyerahkan jabatannya kepada Blanche selama sebulan ke depan, sekaligus mengatakan bahwa ia akan pindah ke “peran penting di sektor swasta yang sangat saya sukai, dan di mana saya akan terus berjuang untuk Presiden Trump dan Pemerintahan ini”.

Pemecatan Bondi terjadi tak lama setelah Trump tiba-tiba memecat Menteri Keamanan Dalam Negeri, Kristi Noem, yang mengawasi lembaga tersebut di tengah kampanye deportasi massal yang menyebabkan pembunuhan dua warga negara AS.

Media AS melaporkan bahwa Trump sedang mempertimbangkan untuk menominasikan Lee Zeldin, administrator Badan Perlindungan Lingkungan AS saat ini, untuk mengambil alih Departemen Kehakiman.

Kontroversi Independensi Departemen Kehakiman

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

Sebagai informasi, Pam Bondi merupakan mantan Jaksa Agung di Florida dan telah lama menjadi pendukung Trump. Sebagai penegak hukum tertinggi di AS, Bondi dinilai sangat selaras dengan agenda Trump.

0 Komentar