Akan tetapi, dalam kesempatan tersebut, Trump juga menyiratkan ketidakpuasannya atas negara-negara sekutu NATO yang enggan mengirimkan kapal perang ke Teluk. Kini, ia menyebut bahwa negara-negara yang memerlukan Hormuz harus merebutnya sendiri.
“[Mereka] seharusnya melakukannya sebelumnya, seharusnya melakukannya bersama kami, seperti yang kami minta. [Sekarang] pergi lah ke selat dan rebut saja, lindungi lah,” katanya.
Ancaman ke Fasilitas Publik Iran
Kesempatan itu juga digunakan Trump untuk menegaskan ancamannya beberapa hari yang lalu. Ia kembali menyatakan bahwa AS akan menyerang jaringan listrik Negeri Para Mullah itu jika tak ada kesepakatan yang tercapai.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
“Jika tak ada kesepakatan, kami akan menyerang setiap titik di jaringan listrik mereka dengan sangat keras dan mungkin secara bersamaan,” katanya.
Hal ini disampaikan Trump meskipun pemboman situs sipil dilarang berdasarkan hukum internasional.
