PBB Beber Temuan Awal Penyebab 2 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Stephane Dujarric
Stephane Dujarric
0 Komentar

PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) membeberkan temuan awal penyebab dua prajurit TNI yang bertugas di Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon (UNIFIL) tewas pada 30 Maret.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, menyampaikan perkembangan tersebut dalam konferensi pers pada Rabu (1/4).

“Temuan awal terkait insiden di Bani Hayyan pada 30 Maret, yang menewaskan dua pasukan penjaga perdamaian, menunjukkan bahwa ledakan di pinggir jalan menghantam konvoi mereka,” kata Dujarric.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Dia lalu berujar, “Kami menegaskan kembali kecaman keras kami terhadap insiden yang menyebabkan kematian pasukan penjaga perdamaian Indonesia tersebut.”

Di kesempatan itu, Dujarric mengatakan situasi di Lebanon memburuk dengan cepat dalam beberapa hari terakhir.

Eskalasi tersebut, kata dia, menimbulkan dampak buruk yang besar bagi warga sipil dan infrastruktur sipil, khususnya di Lebanon

“Hal ini juga sangat membahayakan keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB,” kata Dujarric.

Tiga anggota TNI yang bertugas di UNIFIL tewas gegara serangan Israel ke Lebanon.

Dua anggota TNI yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwaan tewas mbas ledakan di dekat Bani Hayyan pada Senin.

Kepala Pasukan Penjaga Perdamaian Jean Pierre Lacroix sebelumnya juga mengatakan hal serupa.

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

“Pagi ini, dua pasukan penjaga perdamaian asal Indonesia gugur dalam ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL, menghancurkan kendaraan mereka di dekat Bani Hayyan,” kata Lacroix.

Di hari sebelumnya yakni pada 30 Maret, satu anggota TNI Fahrizal Rhomadhon tewas gegara ledakan proyektil di sekitar Adchit Al Qusayr.

Sejak awal Maret, Israel menggempur habis-habisan Lebanon terutama Lebanon selatan dengan dalih menargetkan aset Hizbullah. Milisi ini tak tinggal diam. Mereka turut meluncurkan serangan ke Israel.

0 Komentar