Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl menyampaikan perkembangan berdasarkan koordinasi Kemlu dan KBRI Tehran dengan pihak Pertamina.
“Terdapat pertimbangan positif Pemerintah Iran atas keamanan perlintasan kapal milik Pertamina Group di Selat Hormuz,” kata Nabyl.
“Diperlukan kesiapan teknis oleh pihak Pertamina, termasuk perlindungan asuransi dan kesiapan kru kapal, sebelum ditindaklanjutinya tanggapan positif dari Pemerintah Iran tersebut,” imbuh dia.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Nabyl juga mengatakan Kemlu dan KBRI Tehran akan terus koordinasi dengan semua pihak terkait dalam upaya memastikan pelintasan secara aman kapal milik Pertamina di Selat Hormuz.
Selat Hormuz menjadi sorotan dunia sejak AS-Israel menggempur habis-habisan Iran.
Iran membalas dengan meluncurkan serangan ke Israel dan aset AS di negara-negara Teluk. Mereka juga menutup Selat Hormuz untuk menekan musuhnya dan negara yang dianggap berafiliasi.
