Iran Izinkan Kapal Malaysia Transit di Selat Hormuz Tanpa Biaya, Bagaimana dengan Kapal Indonesia?

Sebuah perahu motor berlayar di sepanjang pantai di luar kota Al Jeer Selat Hormuz, kapal tanker terlihat di l
Sebuah perahu motor berlayar di sepanjang pantai di luar kota Al Jeer Selat Hormuz, kapal tanker terlihat di latar belakang, pada 25 Februari 2026. (Foto AFP)
0 Komentar

IRAN akhirnya mengizinkan kapal Malaysia transit di Selat Hormuz tanpa biaya di tengah penutupan rute tersebut oleh Teheran imbas serangan Amerika Serikat-Israel sejak 28 Februari lalu.

Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke mengatakan kapal-kapal Negeri Jiran tidak akan dikenakan biaya tambahan untuk melewati Selat Hormuz.

“Dubes Iran telah mengatakan tidak ada biaya yang dikenakan terhadap kapal-kapal China,” ucap Anthony seperti dikutip The Straits Times pada Selasa (31/3).

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

“Kita (Malaysia-Iran) bersahabat. Kami memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah Iran,” paparnya menambahkan.

Duta Besar Iran Mohammadi Valiollah Nasrabadi menyampaikan informasi tersebut saat wawancara dengan media lokal Malaysia, New Straits Times, Senin (26/3).

“Kami menerima informasi dari Menteri Luar Negeri Malaysia sejumlah kapal Malaysia ada di Teluk Persia dan ingin melintas,” kata dia

Pemerintah Iran, lanjut Nasrabadi, sudah mempertimbangkannya, dan kemungkinan besar kapal-kapal Malaysia akan melintas.

“Itu bukan masalah, sebagai negara sahabat Malaysia, dan negara-negara sahabat bisa melewati selat,” ungkap dia.

Nasrabadi juga merespons saat ditanya apakah kapal Malaysia akan bebas biaya saat melintasi atau transit di Selat Hormuz.

“Tentu (bebas biaya). Kami tidak akan mengenai biaya,” ujar dia.

Lebih lanjut, dia menegaskan Selat Hormuz bukan ditutup tetapi dibatasi untuk beberapa bukan semua negara.

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

“Jika Anda menyerang Iran, Anda tak bisa memakai selat ini. Tapi, kita tidak menutup,” imbuh Dubes Iran ini.

Setidaknya ada tujuh kapal Malaysia yang dijadwalkan melewati selat tersebut. Namun, mereka tertahan imbas gejolak di kawasan tersebut.

Bagaimana nasib kapal RI?

Sementara itu, dua kapal Pertamina, Pride dan Gamsunoro, masih berada di Teluk Arab atau Teluk Persia.

Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI untuk menyiapkan teknis perlintasan di Selat Hormuz.

Vega juga menekankan kru dan awak kapal sejauh ini terpantau dalam keadaan aman.

“PIS bersama dengan Kemlu tengah membahas teknis agar kedua kapal yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman,” ujar Vega dalam keterangan resmi pekan lalu.

0 Komentar