Guru sebagai Public Thinker: Pasar Surup Hadirkan Wajah Humanis Dunia Pendidikan di Salatiga

Guru-guru dari Sekolah Arunika-Lebah Putih menarikan tarian berasal dari Suku Batak sebagai bentuk keberagaman
Guru-guru dari Sekolah Arunika-Lebah Putih menarikan tarian berasal dari Suku Batak sebagai bentuk keberagaman. (IST)
0 Komentar

Sasa, seorang siswi sekolah dasar yang tampak sabar menunggu giliran di antrean salah satu permainan, mengaku penasaran dengan aktivitas di dalam booth tersebut.

“Aku sabar ngantre soalnya aku penasaran sama permainan yang ada di dalamnya,” ungkapnya sambil berdiri di luar booth pameran, sementara dari dalam terdengar seruan riang anak-anak yang sedang mencoba berbagai permainan kreatif.

Selain booth TK, area pameran juga menghadirkan berbagai eksplorasi pembelajaran dari tiap jenjang kelas. Guru kelas 1–3 menampilkan beragam wahana belajar yang memadukan kreativitas dan permainan, sehingga proses belajar terasa seperti petualangan yang menyenangkan bagi anak-anak.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Sementara itu, guru kelas 4–6 mengangkat tema budaya Batak melalui berbagai pengalaman belajar yang imersif. Pengunjung dapat melihat miniatur rumah adat Batak, membaca literasi budaya, ikut menari tor-tor bersama, hingga mengikuti kegiatan fun cooking yang menghadirkan menu khas Batak.

Tak kalah menarik, guru kelas 7–9 SMP Arunika hadir dengan eksplorasi rempah-rempah Nusantara. Melalui berbagai workshop interaktif, pengunjung diajak meracik jamu sehat, membuat lulur tradisional, hingga melakukan eksperimen meramu wewangian dari bahan-bahan alami.

Melalui kegiatan Pasar Surup – Pacar Guru, para guru berharap dapat menghadirkan wajah pendidikan yang lebih manusiawi: tempat di mana guru dan siswa sama-sama belajar, saling menginspirasi, serta berani menjadikan kegagalan sebagai bagian dari perjalanan menuju inovasi.

Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berubah, inisiatif seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi yang berpikir kritis, tangguh, dan mampu memecahkan persoalan nyata di masyarakat.

0 Komentar