KPK Geledah Rumah Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono

Ono Surono
Ono Surono
0 Komentar

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, yang berlokasi di Kota Bandung, Rabu (1/4/2026). Penggeledahan ini disebut terkait kasus dugaan korupsi ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Saat informasi ini diumumkan, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penggeledahan di rumah Ono yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Barat ini masih berlangsung.

“Penyidik melakukan penggeledahan di rumah ONS yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di Kota Bandung,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Rabu.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Karena penggeledahan masih berlangsung, sejumlah barang yang disita dalam penggeledahan ini belum dapat disampaikan.

Sebagai informasi, Ono sempat diperiksa dalam kasus ini. Dia juga disebut menerima aliran uang dari tersangka swasta dalam kasus ini, yaitu Sarjan.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka yaitu Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang; Ayah Ade, HM Kunang; dan Sarjan.

Ketiganya dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Tipikor dan KUHP, serta ditahan sejak 20 Desember 2025.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan bahwa bupati dan ayahnya melakukan praktik ijon proyek dengan meminta setoran kepada seorang penyedia proyek swasta. Padahal, proyek yang dijanjikan belum ada.

Praktik tersebut berlangsung setelah Ade Kuswara dilantik sebagai Bupati Bekasi periode 2024–2029. Sejak itu, Ade disebut menjalin komunikasi dengan penyedia paket proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi bernama Sarjan.

Penyidik KPK mencatat total uang ijon proyek yang diterima Ade Kuswara bersama ayahnya mencapai Rp9,5 miliar. Uang tersebut diberikan dalam empat kali penyerahan melalui sejumlah perantara.

0 Komentar