Sejumlah Fakta Personel TNI Penjaga Perdamaian PBB Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Ilustrasi. Dua personel TNI di UNIFIL kembali tewas dalam insiden ledakan di Lebanon selatan. (Foto: AFP/MAHMO
Ilustrasi. Dua personel TNI di UNIFIL kembali tewas dalam insiden ledakan di Lebanon selatan. (Foto: AFP/MAHMOUD ZAYAT)
0 Komentar

SATU prajurit TNI yang menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) gugur. Prajurit tersebut gugur akibat serangan Israel di Lebanon.

Serangan akibat eskalasi antara militer Israel (IDF) dan Hizbullah itu terjadi pada Minggu (29/3) di markas UNIFIL di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan. Selain itu ada tiga prajurit TNI lain yang mengalami luka-luka.

Berikut sejumlah faktanya:

Prajurit Gugur dari Yonif 113/Jaya Sakti

Korban berasal dari Yonif 113/Jaya Sakti (JS) Brigade Infanteri (Brigif) 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda (IM), Aceh. Prajurit yang gugur tersebut bernama Praka Farizal Rhomadhon

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

“Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL,” kata Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Narsullah, Senin (30/3).

Tinggalkan Istri dan Seorang Anak

Praka Farizal menjabat Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS. Dia meninggalkan seorang istri dan anak yang berusia 2 tahun.

Jasad Praka Farizal disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut.

“Seiring dengan peningkatan eskalasi di Lebanon, TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL. Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL,” katanya.

1 Luka Berat-2 Luka Ringan

Serangan itu juga menyebabkan 3 anggota TNI lain terluka. Salah satunya mengalami luka berat.

“Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Kedua prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, Praka Rico telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

Dia mengatakan TNI berkomitmen untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan Prajurit. TNI juga terus memonitor perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontingensi sesuai dinamika di Daerah Penugasan Lebanon.

0 Komentar