INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan ke level 7.020,532 pada pembukaan perdagangan Senin (30/3/2026). Mengutip RTI Business pukul 09.10 WIB, indeks mengalami penurunan 128 poin atau sebesar 1,82 persen.
Laju IHSG didorong oleh 126 saham yang dibuka menguat, 461 saham dibuka melemah dan 125 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 6.955,573 hingga 7.024,603 sementara kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp12.308 triliun.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Aktivitas perdagangan di bursa pada pagi ini tercatat cukup aktif dengan 2,6 miliar saham berpindah tangan melalui 233.196 kali transaksi. Sementara nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp1,95 triliun.
Analis saham dari Binaartha Sekuritas melihat bahwa IHSG melemah 1,89 persen di level 7.164.091 pada akhir perdagangan 26 Maret 2026.
IHSG diperkirakan dapat melanjutkan tren turun sebelumnya meuju 6.744 yang merupakan target proyeksi Fibonacci jika mulai menembus di bawah level 7.057.
Namun demikian, apabila penutupan mingguan di hari Jumat tetap di atas 7.140 maka pada pekan depan ada potensi untuk IHSG kembali dalam tren positif. Level support IHSG berada di 7.057, 6.900, 6.744 dan 6.587, sementara level resistennya di 7.436, 7.765 dan 8.098. Indikator MACD menunjukkan kondisi netral.
