Rencana Pemerintah Kembali Berlakukan One Way Nasional Arus Balik Lebaran dari KM414 Tol Kalikangkung

Gerbang Tol Kalikangkung Exit
Gerbang Tol Kalikangkung Exit (CCTV Dinas Perhubungan)
0 Komentar

KAKORLANTAS Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan pemerintah berencana kembali memberlakukan one way nasional untuk arus balik Lebaran dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, hingga KM 70 ruas Tol Cikampek Utama pada Sabtu (28/3/2026) pukul 10.00 WIB. Kebijakan itu disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan arus kendaraan menuju Jakarta.

Agus menjelaskan, skenario tersebut disusun berdasarkan hasil evaluasi arus balik di jalur Trans Jawa sejauh ini. Pemerintah juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara bertahap agar kepadatan dapat diurai lebih cepat jika bangkitan arus kendaraan meningkat.

“Jadi, kita prioritaskan arus balik yang dari Trans Jawa menuju ke Jakarta,” ujar Kakorlantas di Command Center Korlantas Polri, Cikampek, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Pada Jumat pagi, Korlantas lebih dulu memberlakukan one waytahap pertama presisi dari KM 132 hingga KM 70. Rekayasa itu diterapkan setelah petugas melihat kenaikan volume kendaraan arus balik dari Trans Jawa menuju Jakarta.

Skema tersebut kemudian diperluas menjadi one way tahap dua presisi dari KM 263 hingga KM 70. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan yang terus bergerak menuju wilayah Jabodetabek.

Agus menerangkan, pemantauan tidak hanya difokuskan pada arus kendaraan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Korlantas juga mengawasi kendaraan dari arah Jawa Barat, termasuk jalur tol fungsional Japek II, serta arus dari Banten dan Trans Sumatera yang masuk ke Pulau Jawa.

Menurut dia, pengaturan tersebut penting agar titik pertemuan arus kendaraan di sekitar KM 66 dapat dikelola lebih baik. Dengan begitu, distribusi kendaraan dari berbagai arah menuju Jakarta tetap terjaga dan tidak menumpuk di satu ruas.

“Pagi ini juga dibuka sehingga crossing di kilometer 66 bisa kita kelola dengan baik,” ujarnya.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan kebijakan rekayasa lalu lintas itu dijalankan berdasarkan hasil rapat koordinasi antarlembaga serta evaluasi kondisi di lapangan. Ia menyebut volume kendaraan sebenarnya masih sesuai prediksi, tetapi hambatan di sejumlah titik membuat kepadatan lebih cepat terbentuk.

Salah satu pemicu kepadatan, kata Dudy, berasal dari aktivitas kendaraan yang masuk dan keluar rest area. Karena itu, pemerintah meminta pemudik lebih cermat mengatur waktu istirahat dan memanfaatkan informasi lalu lintas sebelum masuk jalan tol.

0 Komentar