KEMATIAN aktor asal Korea Selatan Lee Sang bo telah menimbulkan duka yang mendalam. Mengutip The Chosun Daily, kisah-kisah sulit yang ia ceritakan dalam acara-acara televisi sebelumnya kini kembali menjadi sorotan.
Menurut laporan OSEN pada tanggal 27 Maret 2026, upacara pemakaman Lee digelar di Pyeongtaek Central Funeral Hall, Provinsi Gyeonggi. Jenazah almarhum ditemukan pada tanggal 26, dan polisi sedang menyelidiki keadaan sebenarnya. Seorang perwakilan dari pihak Lee juga menyatakan, “Kami saat ini sedang mengonfirmasi situasi dan detailnya.”
Lee Sang Bo sebelumnya tampil di acara variety Channel S The Marching Sisters pada November 2022, membicarakan masa lalunya yang sulit secara terbuka. Saat itu, ia dengan jujur menceritakan perjuangannya, termasuk masalah keluarga dan tuduhan palsu terkait narkoba.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Selama episode tersebut, Lee Sang Bo menjelaskan bahwa ia mengonsumsi obat penenang saraf seperti biasa, minum bir, dan pergi keluar selama liburan Chuseok.
“Kondisi saya mungkin terlihat tidak normal akibat kombinasi obat dan alkohol,” ujar dia seperti dikutip dari The Chonsun Daily, Jumat (27/3).
Meskipun hasil tes selanjutnya negatif, ia menghabiskan sekitar 48 jam dalam tahanan, yang semakin memperdalam simpati publik.
Lee Sang Bo juga menceritakan bahwa selama penyelidikan, dia menjalani perawatan medis dalam keadaan diborgol dan harus menanggung biayanya sendiri, sambil mengungkapkan rasa frustrasinya. Insiden tersebut membuat ponselnya rusak sehingga sulit baginya untuk menghubungi pengacaranya atau keluarganya, yang membuat para penonton terkejut.
Selain itu, Lee mengungkapkan tragedi pribadinya karena kehilangan seluruh anggota keluarganya yakni orang tua dan saudara perempuannya, sehingga dia menjadi satu-satunya yang selamat dari keluarga beranggotakan empat orang.
Dalam wawancara selanjutnya, Lee Sang Bo berbagi bahwa ia telah secara signifikan mengurangi penggunaan obat penstabil saraf, menunjukkan tekadnya untuk pulih.
Disclaimer : Jika Anda atau orang terdekat merasa putus asa, tertekan, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, ingatlah bahwa bunuh diri bukanlah solusi. Segera cari bantuan dengan berbicara kepada keluarga, teman terpercaya, atau tenaga profesional. Anda juga dapat menghubungi Halo Kemenkes 1500-567 atau mendatangi fasilitas kesehatan terdekat. Anda tidak sendirian.
