Intelijen Barat Kabarkan Rusia Kirim Drone ke Iran, Moskow Pasok Obat-obatan untuk Teheran

Drone Shahed Iran (mwi.westpoint.edu)
Drone Shahed Iran (mwi.westpoint.edu)
0 Komentar

Salah satu pejabat keamanan Barat mengaku mereka belum menetapkan kelas drone yang tepat yang disetujui Rusia untuk dikirim ke Iran bulan ini. Mereka menambahkan bahwa Moskow hanya akan mampu mengirimkan model seperti Geran-2, yang didasarkan pada Shahed-136 Iran.

Nicole Grajewski, profesor di Universitas Sciences Po di Paris yang mempelajari hubungan Rusia-Iran, mengatakan Teheran mungkin ingin merekayasa balik drone untuk membantu meningkatkan sistem dalam negerinya.

Persenjataan canggih Rusia juga dapat meningkatkan efektivitas serangan drone Iran, terutama jika Teheran tidak memiliki waktu untuk mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam sistem domestiknya.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

“Rusia secara dramatis meningkatkan Shahed, termasuk modifikasi pada mesin, navigasi, dan kemampuan anti-jamming. Jadi sistem ini sudah lebih canggih daripada yang diproduksi Iran di dalam negeri,” ungkap Grajewski.

Teheran juga telah meminta Rusia untuk kemampuan pertahanan udara yang lebih canggih dan menyetujui kesepakatan Desember lalu untuk mengirimkan 500 unit peluncur Verba portabel dan 2.500 rudal 9M336 selama tiga tahun. Namun, Rusia telah menolak permintaan Iran untuk S-400, salah satu sistem pertahanan udara tercanggih Moskow, menurut beberapa sumber.

Sebagai catatan, Rusia dan Iran menandatangani perjanjian kemitraan strategis tahun lalu. Dalam isinya, secara signifikan tidak mewajibkan kedua pihak untuk saling membela satu sama lain.

0 Komentar