Selain itu, JTT juga memberlakukan sistem one way (satu arah) nasional dari KM 414 GT Kalikangkung di ruas Tol Batang-Semarang hingga KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek. “Jadi, per tadi one way nasional sudah sampai ke Gerbang Tol Cikampek Utama, kami langsung menyesuaikan situasional dari gardu 22 menjadi 26,” tutur Ria. Sistem contraflow dua lajur juga diterapkan dari KM 70 sampai KM 47 Tol Jakarta Cikampek untuk menambah kapasitas jalur.
Sebagai bagian dari manajemen lalu lintas, JTT juga melakukan penutupan rest areaKM 52 dan menerapkan sistem buka tutup pada rest area KM 62. Langkah ini bertujuan untuk mencegah antrean panjang kendaraan yang masuk ke rest area, yang dapat memperparah kepadatan di jalur utama. Pengguna jalan diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik.
Imbauan Penting untuk Pengguna JalanMengingat kondisi lalu lintas yang padat pada puncak arus balik Lebaran 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan mereka dengan matang. Persiapan meliputi pengecekan kondisi kendaraan, memastikan saldo e-toll mencukupi, serta membawa perbekalan yang cukup.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Ria Marlinda Paalo menegaskan pentingnya persiapan ini agar pengguna jalan tidak terhambat oleh adanya antrean masuk ke rest area. “Jadi, kami memastikan bahwa seluruh pengguna jalan tidak terhambat oleh adanya antrian masuk ke rest area. Oleh karena itu, kami mengimbau pengguna jalan untuk dapat mempersiapkan dulu perjalanannya,” ujar Ria. Dengan persiapan yang baik, diharapkan perjalanan arus balik dapat berjalan lancar dan aman.
