SENIOR General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengungkap adanya peningkatan volume kendaraan yang melintas di sejumlah gerbang tol secara signifikan dalam arus balik Lebaran 1447 Hijriah menuju wilayah Jabodetabek.
“Total sebanyak 197.747 kendaraan atau meningkat 41,80% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 139.450 kendaraan transaksi yang kembali menuju Jabodetabek,” kata Widiyatmiko dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3/2026).
Widiyatmiko menyampaikan jika lonjakan tersebut terdistribusi melalui empat gerbang tol utama, yakni Halim, Cikunir 6, Cikupa, dan Ciawi 2. Di antara titik tersebut, peningkatan paling mencolok terjadi di Gerbang Tol Cikunir 6. Di Gerbang Tol Halim, peningkatan juga terjadi meski tidak sebesar di Cikunir
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
“Volume lalu lintas transaksi di GT (gerbang tol) Cikunir arah Jakarta mengalami kenaikan signifikan, tercatat sebanyak 22.680 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 273,09% terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 6.079 kendaraan,” ujar Widiyatmiko.
“Volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah Jakarta mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 72.161 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 26,46% terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 57.064 kendaraan,” ujarnya.
Sementara itu, di Gerbang Tol Cikupa tercatat 49.667 kendaraan menuju Jakarta atau naik 10,36 persen dari kondisi normal. Adapun di Gerbang Tol Ciawi 2, lonjakan cukup tinggi juga terjadi.
“Peningkatan signifikan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta tercatat sebanyak 53.239 kendaraan, jumlah ini naik sebanyak 70,09% terhadap lalu lintas transaksi normal yaitu sebanyak 31.301 kendaraan,” kata Widiyatmiko.
Selain Jabodetabek, peningkatan volume kendaraan juga terpantau di wilayah Jawa Barat, khususnya dari arah Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta.
“Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terjadi peningkatan volume lalu lintas meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta, tercatat total sebanyak 79.653 kendaraan melintas, atau naik sebesar 43,79% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 55.396 kendaraan,” ujar Widiyatmiko.
Distribusi kendaraan di wilayah tersebut terutama terjadi melalui Gerbang Tol Cileunyi dan Pasteur. Di GT Cileunyi, volume kendaraan menuju Jakarta maupun Bandung dan sekitarnya mencapai 45.260 kendaraan.
Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi
“Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik signifikan sebesar 62,54% dari lalin normal yaitu sebanyak 27.845 kendaraan,” kata Widiyatmiko.
