Dishub Kota Cirebon memprediksi bahwa arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang utama. Gelombang pertama diperkirakan berlangsung hingga Selasa malam. Ini adalah momen krusial bagi pengendara yang ingin menghindari kepadatan lebih lanjut.
Puncak kedua arus balik Lebaran Cirebon diperkirakan akan terjadi pada tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan mereka dengan baik. Pemilihan waktu yang tepat dapat membantu mengurangi risiko kemacetan.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub Kota Cirebon terus melakukan pemantauan intensif. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan di sejumlah titik arteri yang menjadi jalur krusial pergerakan kendaraan. Petugas di lapangan siap membantu kelancaran arus.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Masyarakat yang sedang dalam perjalanan arus balik diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Mengikuti arahan petugas di lapangan sangat penting demi keselamatan dan kelancaran perjalanan. Istirahat yang cukup juga diperlukan untuk menghindari kelelahan.
