Prabowo Pertaruhkan Kepemimpinannya Lanjutkan Program MBG di Tengah Krisis di Timur Tengah

Prabowo dalam sesi tanya jawab bersama jurnalis di kediamannya Hambalang, Bogor, Kamis (19/3/2026). (Instagram
Prabowo dalam sesi tanya jawab bersama jurnalis di kediamannya Hambalang, Bogor, Kamis (19/3/2026). (Instagram @presidenrepublikindonesia)
0 Komentar

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program makan bergizi gratis (MBG) meski di tengah ancaman krisis akibat perang yang berlangsung di Timur Tengah.

Ia bahkan menyatakan siap mempertaruhkan kepemimpinannya demi keberlanjutan program tersebut. Pernyataan itu juga disampaikan Prabowo untuk merespons pertanyaan terkait berbagai keluhan terhadap pelaksanaan MBG—mulai dari dugaan mark up bahan baku hingga persoalan kualitas distribusi makanan selama Ramada.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” ujar Prabowo dalam diskusi bersama pakar dan jurnalis, seperti disiarkan akun YouTubenya Minggu (22/3/2026).

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

Prabowo menuturkan, MBG sangat penting untuk mengatasi persoalan stunting yang ia temui diberbagai daerah. Ia juga tak khawatir dengan besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan program tersebut.

“Anda enggak lihat anak-anak yang stunting. Saya lihat, saya kampanye sekian kali saya di desa-desa. Saya lihat anak umurmu berapa? 11 tahun, badannya anak 4 tahun. Saya haqqul yaqin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada. Uang kita ada. Saya pertaruhkan kepemimpinan saya. 2029 kita lihat,” ujar Prabowo.

Menurutnya, efisiensi APBN untuk mengantisipasi dampak krisis dapat dilakukan dengan memotong belanja anggaran lain yang kurang efisien. “Jadi jangan ke arah, oke, ada krisis nanti kita kita hentikan MBG,” tegasnya.

Dalam forum yang sama, Prabowo juga mengklaim program makan bergizi gratis (MBG) dan dapurnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mendapatkan pujian dari Rockefeller Foundation. Hal ini disampaikan saat Prabowo menemui sejumlah pimpinan perusahaan media dan sejumlah tokoh.

Menurut Prabowo, Rockefeller Foundation memuji program makan gratis itu karena keuntungan dari MBG yang dinilai lebih besar dari modalnya.

“Saya didatangi Rockefeller Institute dari Amerika Serikat, datang ngecek kita punya SPPG dan dia datang ke saya, dia mengatakan ‘This is the best investment, Mr President, you have made. The best investment’. Do you know why? Karena satu dolar di-spend di MBG, the return [keuntungan] is between 7-35 dollars,” urainya.

Prabowo menyatakan, keuntungan 7 dolar AS didapatkan dari jangka pendek, sedangkan keuntungan jangka panjang mencapai 35 dolar AS. Keuntungan dari MBG disebut strategis untuk perkembangan sumber daya manusia di Tanah Air.

0 Komentar