CIA dan Mossad Kelimpungan Cari Tahu Keberadaan Mojtaba Khamenei Saat Tahun BAru Nowruz

Mojtaba Khamenei
Mojtaba Khamenei
0 Komentar

“Dalam keadaan luar biasa saat ini, kita tidak bisa mengharapkan dia untuk tampil di depan umum dan mungkin saja cedera yang dialaminya bahkan tidak memungkinkan dia untuk merilis video rekaman agar tidak memperlihatkan kepada publik seberapa parah kondisinya,” kata Zimmt.

Menurut tiga sumber AS yang mengetahui pengarahan rahasia CIA di Kongres, Direktur CIA John Ratcliffe dan Direktur Badan Intelijen Pertahanan Jenderal James Adams bersaksi bahwa rezim Iran tidak runtuh pasca Khamenei tewas.

Kendati demikian, mereka opitimistis ada krisis komando dan kendali yang mendalam di negara itu.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

“Kami tidak memiliki bukti bahwa dialah yang benar-benar memberi perintah,” kata seorang pejabat senior Israel kepada Axios.

AS dan Israel disebut memiliki informasi intelijen yang memastikan bahwa Mojtaba masih hidup. Salah satunya, bukti bahwa sejumlah pejabat Iran meminta pertemuan tatap muka dengannya, yang tentu saja gagal dilakukan karena masalah keamanan.

Selain mencari keberadaan Mojtaba, AS dan Israel saat ini juga disebut tengah mencari siapa kepala komando Iran yang sebenarnya.

Pada 12 Maret lalu, Mojtaba untuk pertama kalinya menyampaikan pidato publik pasca resmi dipilih menggantikan ayahnya. Pidato itu disiarkan televisi pemerintah dalam bentuk teks yang dibacakan. Tidak ada sosok Mojtaba secara fisik dalam momen tersebut.

Sejumlah pihak di Iran, menurut laporan Al Jarida, meyakini bahwa pidato itu bukan ditulis oleh Mojtaba, melainkan Sekretaris Dewan Keamanan Tertinggi Iran Ali Larijani.

Dua hari setelah laporan Al Jarida tersebut, AS-Israel membunuh Ali Larijani dalam serangan di Teheran pada 17 Maret.

Kendati Larijani telah tewas, Iran faktanya masih tetap berdiri kuat. AS dan Israel kini meyakini bahwa Teheran tampaknya dikendalikan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Baca Juga:Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko TinggiAnwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan Serius

“Ini sangat aneh. Kami kira Iran tidak akan bersusah payah memilih orang yang sudah meninggal sebagai pemimpin tertinggi, tapi pada saat yang sama, kami juga tidak punya bukti bahwa dia mengambil alih kepemimpinan,” kata pejabat AS.

0 Komentar