Benjamin Netanyahu Gelar Jumpa Pers Kedua Sejak Perang Amerika Serikat-Israel Lawan Iran, Ini Poin Pentingnya

Benjamin Netanyahu
Benjamin Netanyahu
0 Komentar

PERDANA Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menggelar konferensi pers bersama media internasional pada Kamis (19/3/2026) pukul 20.30 waktu setempat, menurut laporan media Timur Tengah, Al-Monitor.

Ini merupakan konferensi pers kedua Netanyahu sejak dimulainya perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran pada 28 Februari.

Ada beberapa poin penting pernyataan pimpinan Israel ini dalam konferensi pers tersebut, misal ketika ia menjelaskan soal program rudal balistik dan nuklirnya melalui serangan udara.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

Namun, perubahan rezim yang signifikan akan membutuhkan “komponen darat,” ujar Netanyahu, seraya menambahkan bahwa rakyat Iran pada akhirnya harus “bangkit menghadapi situasi ini.”

Pernyataan Netanyahu Saat Konpers di Yerusalem

Berikut ini beberapa pernyataan Netanyahu saat konpers kedua yang digelar di Yerusalem.

Netanyahu Sebut Iran Sedang Dihancurkan

Netanyahu mengatakan bahwa “Iran sedang dihancurkan” ketika Amerika Serikat dan Israel menargetkan program rudal balistik dan nuklirnya melalui serangan udara.

“Anda tidak ingin mengganti satu ayatollah dengan ayatollah lainnya,” kata Netanyahu dalam konferensi pers. “Anda tidak ingin mengganti Hitler dengan Hitler.”

Ia mengatakan bahwa rakyat Iran pada akhirnya harus “bangkit menghadapi situasi ini.”

Ia melanjutkan bahwa revolusi tidak bisa terjadi “hanya dari udara.” “Anda bisa melakukan banyak hal dari udara, dan kami sedang melakukannya, tetapi … harus ada komponen darat juga,” katanya dikutip CNBC, Jumat (20/3).

Netanyahu Bantah Seret AS untuk Perang dengan Iran

Netanyahu juga berulang kali membantah tuduhan bahwa Israel menyeret Amerika Serikat ke dalam perang dengan Iran.

Baca Juga:Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko TinggiAnwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan Serius

Ia mengatakan bahwa Presiden Donald Trump tidak perlu diyakinkan mengenai ancaman nuklir dari Iran—“justru dia yang menjelaskannya kepada saya, bukan saya yang menjelaskannya kepadanya,” ujar Netanyahu.

Israel Bertindak Sendiri dalam Serangan ke Ladang Gas Iran

Soal serangan ke ladang gas Iran, PM mengatakan bahwa Israel “bertindak sendiri” di tengah meningkatnya ketegangan akibat serangan terhadap infrastruktur energi di seluruh kawasan.

Israel menyerang South Pars di Iran—bagian dari ladang gas alam terbesar di dunia—dan Teheran membalas dengan menyerang kompleks energi di Qatar serta menargetkan fasilitas energi lain di kawasan Teluk.

0 Komentar