Kerap Bangun Dini Hari Ikuti Perkembangan Peristiwa Global, Presiden Prabowo: We Are News Junkie

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (prabowosubianto.com)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (prabowosubianto.com)
0 Komentar

PRESIDEN Prabowo Subianto mengaku keranjingan mengkonsumsi berita. Ketua Umum Partai Gerindra ini menyebut dirinya sebagai seorang “news junkie” atau pecandu berita.

Istilah itu, menurut dia, merujuk kepada orang-orang yang intens memantau perkembangan berbagai isu lewat media. “We are news junkies, kita ini sudah kena lah,” kata Prabowo dalam keterangan yang dirilis Sekretariat Presiden pada Kamis malam, 19 Maret 2026.

Prabowo mengungkapkan ceritanya itu dalam sesi tanya jawab di Hambalang, Bogor, Jawa Barat yang berlangsung pada Rabu malam hingga Kamis dinihari. Dalam wawancara itu, Prabowo menjawab pertanyaan dari sejumlah wartawan dan pakar yang dia undang ke rumahnya tersebut.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

Prabowo berujar dirinya kerap bangun pada dini hari demi mengikuti perkembangan peristiwa global. Biasanya, Prabowo menyampaikan, dia menggunakan platform media sosial seperti YouTube untuk mengakses berbagai portal berita.

Jika ada peristiwa penting di belahan dunia lain, Prabowo berkata dirinya sengaja bangun dinihari untuk mendapatkan informasi paling awal. Sebab, kata dia, seringkali kejadian itu diberitakan saat waktu tidur di Indonesia karena perbedaan zona waktu.

“Jadi saya harus ikuti apa yang terjadi. Dan itulah mungkin yang membuat saya itu always a bit up to date,” kata mantan menteri pertahanan era Joko Widodo ini.

Di sisi lain, Prabowo berujar dirinya tetap menjaga agar bisa beristirahat cukup. “Tidur itu penting,” tuturnya.

Diskusi Prabowo tersebut berlangsung saat Presiden bertemu sejumlah jurnalis dan pengamat di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Wawancara dan diskusi yang diikuti enam orang tamu di rumahnya itu berlangsung hingga dini hari.

Momen pertemuan itu diunggah di Instagram @presidenrepublikindonesia yang dikelola oleh Badan Komunikasi atau Bakom Pemerintah RI. “Presiden melangsungkan diskusi dan wawancara bersama sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar,” tulis akun tersebut pada Rabu malam, 18 Maret 2026.

Menurut unggahan tersebut, diskusi serta wawancara itu membahas isu-isu terkini guna merespons dinamika geopolitik global. Mereka turut mendiskusikan perkembangan kebijakan dalam negeri.

Baca Juga:Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko TinggiAnwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan Serius

Diskusi dan wawancara tersebut berlangsung pada Selasa, 17 Maret 2026. Pertemuan bermula pukul 19.00 WIB dan berjalan selama 6 jam 30 menit. Mereka menyudahi pertemuan pada dini hari pukul 01.30 WIB keesokan harinya.

0 Komentar