Jasa Marga Catat Sejarah Baru: Volume Lalin Rekor Tertinggi pada Puncak Mudik, 270.315 Kendaraan Sehari

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono
0 Komentar

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatatkan sejarah baru dalam volume lalu lintas mudik di Indonesia. Rekor tertinggi sepanjang masa ini terjadi pada puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026 lalu.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa lonjakan kendaraan kali ini melampaui seluruh catatan tahun-tahun sebelumnya.

Puncak volume lalu lintas mudik yang dilayani Jasa Marga capai 270.315 kendaraan, atau naik 98,3% terhadap normal dan naik 4,6% terhadap puncak mudik Lebaran 2025. Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

Tidak hanya yang keluar melalui empat gerbang tol utama, pihaknya juga mencatat rekor tertinggi dalam melayani arus lalu lintas yang menuju Jalan Tol Trans Jawa selama ini, yang mencapai 175.754 kendaraan.

“Angka ini meningkat 6% dibandingkan dengan puncak mudik tahun lalu,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Jumat (20/3).

Menurut Rivan, meski jumlah kendaraan yang melintas di ruas jalan tol Jasa Marga Group mencapai rekor tertinggi, kondisi lalu lintas dapat dikendalikan dengan baik karena rekayasa lalu lintas yang diterapkan berjalan efektif dalam mengurai kepadatan.

“Kepadatan lalu lintas terpantau terjadi di Jalan Layang MBZ serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah,” sambungnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, Jasa Marga bersama Kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari satu lajur menjadi tiga lajur, hingga penerapan one way nasional pada KM 70-KM 414. Volume kendaraan yang melintas di kedua ruas tersebut tercatat sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah pengoperasiannya.

Rivan juga menjelaskan, sesuai dengan skenario rekayasa lalu lintas yang telah dipersiapkan, kepadatan ditargetkan dapat terurai secara maksimal dalam waktu 1×12 jam. Pada Kamis pukul 11.00 WIB, kondisi lalu lintas dilaporkan telah kembali lancar dengan kecepatan rata-rata kendaraan yang kembali normal.

“Jasa Marga akan terus mengoptimalkan penggunaan teknologi sebagai decision support system yang mendukung keputusan rekayasa lalu lintas yang diputuskan oleh pihak Kepolisian sesuai kondisi terkini di lapangan,” ucapnya.

0 Komentar