MEMASUKI puncak arus mudik, ribuan kendaraan memadati ruas Tol Cipali Subang, Jawa Barat, pada Kamis, 19 Maret 2026. Meski sistem satu arah atau one way masih diberlakukan, kemacetan tetap terjadi dengan kendaraan mengular hingga belasan kilometer.
Berdasarkan pantauan di ruas Tol Cipali KM 110, ribuan kendaraan terus memadati jalur. Dua lajur dan bahu jalan tol dipadati kendaraan yang hanya bisa berjalan merayap. Padatnya arus kendaraan membuat laju kendaraan harus melambat meskipun sistem one way diterapkan.
Dikutip Media Indonesia, salah satu pemicu perlambatan adalah penyempitan jalur setelah Rest Area KM 102, di mana jumlah lajur berkurang dari tiga lajur menjadi dua lajur. Selain itu, antrean kendaraan yang keluar masuk rest area juga menjadi faktor utama terjadinya kemacetan.
Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?
Kepadatan kendaraan terpantau sejak Kilometer 100 di wilayah Kalijati Subang hingga Kilometer 130 Tol Cipali. Kondisi ini diperkirakan akan terus meningkat hingga malam hari, seiring dengan puncak arus mudik Lebaran 1447 H.
Petugas di lapangan terus berupaya mengatur arus lalu lintas dan mengimbau pemudik untuk tetap sabar serta mematuhi arahan petugas. Pemudik juga disarankan untuk memanfaatkan rest area dengan bijak dan tidak berhenti di bahu jalan demi menghindari perlambatan yang lebih parah.
