Pertemuan Prabowo dan Megawati di Istana Merdeka, Digelar Tertutup Selama 2 Jam

Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputi di Istana Merdeka, Jaka
Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026). (Instagram Prabowo Subianto)
0 Komentar

PRESIDEN RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026) siang WIB. Prabowo didampingi putranya Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo saat bertemu Megawati.

Terlihat pula Ketua DPR sekaligus putri Megawati, Puan Maharani. Ketua Harian DPP Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Hubungan Prabowo dan Megawati terbilang dekat, meski kini keduanya berbeda sikap politik. Pasangan Megawati-Prabowo pernah maju pada Pilpres 2009. Namun, pasangan capres-cawapres yang diusung PDIP-Gerindra itu kalah melawan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono yang digawangi Partai Demokrat.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Presiden kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (19/3/2026). Pertemuan yang digelar secara tertutup tersebut berlangsung selama 2 jam.

“Ibu Megawati menyampaikan kepada saya bahwa itu adalah pertemuan teman lama dan berlangsung secara akrab selama lebih dari 2 jam,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dikutip dari siaran pers, Kamis (19/3/2026).

Menurut dia, Prabowo dan Megawati membahas hal-hal strategis tentang persoalan bangsa dan negara, serta berbagai persoalan geopolitik. Termasuk, pengalaman Megawati saat menyelesaikan krisis multidimensional.

“Pengalaman Ibu Megawati yang sangat luas, terutama sebagai Presiden Kelima RI yang mampu menyelesaikan krisis multidimensional, termasuk berbagai pendekatan kebijakan yang selalu menekankan pentingnya sense of priority dan sense of urgency, menjadi salah satu hal yang didiskusikan dalam pertemuan tersebut,” jelasnya.

Pertemuan untuk Kepentingan Rakyat

Selain itu, Hasto mengungkapkan Prabowo dan Megawati turut membahas politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indonesia. Megawati sempat menceritakan kunjungannya ke Uni Emirat Arab dan Saudi Arabia beberapa waktu lalu kepada Prabowo.

“Demikian juga terkait dengan persoalan geopolitik, khususnya kepeloporan Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok, dan berbagai peran penting dalam membangun tata dunia baru melalui politik luar negeri bebas aktif,” ujar Hasto.

Hasto menegaskan pertemuan Prabowo dan Megawati tak untuk saling berdialog dan bermusyawarah. Dia menyebut pertemuan kedua tokoh bangsa ini juga untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

0 Komentar