PELAUT asal Inggris bernama Katherine Tee bikin geger. Dia mengklaim mengetahui lokasi pesawat yang diduga sebagai Malaysia Airlines MH370, yang hilang 2014.
Dalam pengakuannya, dia menyebut pesawat tersebut terlihat terbakar di langit Samudera Hindia. Pengalaman itu terjadi ketika Tee berlayar bersama suaminya, Marc Horn, dari Cochin, India, menuju Phuket, Thailand.
Di tengah perjalanan, ia melihat cahaya mencolok yang tidak biasa di langit. “Saya melihat pesawat terbakar melintas di belakang buritan kapal dari sisi kiri ke kanan, kira-kira dari utara ke selatan,” kata Tee, dilansir dari Daily Record, Kamis (19/3/2026).
Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?
Dia menggambarkan objek tersebut memancarkan cahaya oranye terang disertai jejak asap hitam di belakangnya.
“Karena bukan sesuatu yang biasa dilihat setiap hari, aku mempertanyakan pikiranku. Aku melihat sesuatu yang seperti pesawat memanjang bersinar jingga terang dan jejak asap hitam di belakangnya,” kata Katherine.
Meski merasa ada yang janggal, Kathrine tidak langsung melaporkan kejadian tersebut. Ia sempat meragukan penglihatannya sendiri, bahkan mengira objek itu hanyalah meteor.
Namun, rasa penasaran tetap muncul karena ia belum pernah melihat fenomena serupa sebelumnya. Katherine juga menyebut bentuk objek yang dilihat memiliki garis luar menyerupai pesawat dan terlihat lebih panjang dari biasanya.
Dia baru mengetahui kabar hilangnya pesawat setelah tiba di Phuket. Kendati begitu, ia masih ragu bahwa apa yang dilihatnya berkaitan dengan insiden tersebut dan mengira pesawat akan segera ditemukan.
Dia kemudian memeriksa catatan GPS pelayarannya dan menilai lokasi temuannya sejalan dengan informasi yang dirilis otoritas terkait. Pada Juni 2014, Katherine akhirnya melaporkan pengamatannya ke Joint Agency Coordination Centre (JACC).
Sebagai informasi, Malaysia Airlines MH370 lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing dengan membawa 227 penumpang dan 12 awak. Pesawat jenis Boeing 777-200ER itu hilang dari radar sekitar 40 menit setelah mengudara dan tidak pernah mencapai tujuan.
Baca Juga:Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko TinggiAnwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan Serius
Hingga kini, pencarian baru menemukan sejumlah puing pesawat di sepanjang pesisir Afrika dan pulau-pulau di Samudera Hindia. Sejumlah ahli menduga pesawat sempat berbelok dari rute semula dan terbang ke arah barat sebelum akhirnya hilang.
