Dari hasil penelusuran lebih lanjut, polisi menemukan rekaman CCTV sebelum kejadian yang menunjukkan pelaku sudah berada di sekitar lokasi sejak sore hari. Pada pukul 17.18 WIB, wajah salah satu terduga pelaku sempat tertangkap kamera.
Selain itu, pada pukul 17.22 WIB, pelaku juga terlihat bergerak menuju lokasi kejadian. Rangkaian rekaman tersebut menunjukkan keterkaitan pergerakan pelaku dari sebelum hingga setelah aksi penyiraman terjadi.
“Beberapa CCTV menunjukkan adanya keterhubungan perjalanan dari para terduga pelaku ini,” imbuhnya.
Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk helm yang diduga digunakan pelaku dan ditemukan di sekitar TKP. Saat ini, barang bukti tersebut tengah menjalani uji laboratoris.
Iman menegaskan seluruh rekaman CCTV yang digunakan dalam penyelidikan merupakan data asli tanpa rekayasa. Begitu juga dengan wajah pelaku yang ditampilkan dipastikan keasliannya.
“Ini sama sekali tidak dilakukan perubahan ataupun pengolahan sehingga kami dapat pertanggungjawabkan bahwa ini bukan hasil Artificial Intelligence. Kami sampaikan bahwa ini adalah murni kami ambil dari CCTV yang tertangkap kamera pengawas di sepanjang jalur yang dilalui oleh para pelaku sehingga bukan hasil Artificial Intelligence,” tegasnya.
