PERGERAKAN pemudik yang meninggalkan Jakarta melalui jalur udara (jalan layang) mulai menunjukkan lonjakan drastis. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat volume kendaraan yang melintasi Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) meningkat hingga 101% pada H-5 Idul Fitri 1447 Hijriah, atau tepatnya pada Senin (16/3).
Lonjakan ini menandai dimulainya gelombang kedua puncak arus mudik menjelang Lebaran tahun ini. General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, mengungkapkan bahwa data ini menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.
“Lonjakan signifikan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas MBZ ini menunjukkan mobilitas pemudik kembali tinggi pada periode pekan gelombang kedua puncak arus mudik,” ujar Desti Anggraeni di Bekasi, Selasa (17/3).
Analisis Data Lalu Lintas
Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?
Berdasarkan data lalu lintas yang dihimpun PT JJC, tercatat sebanyak 44.075 kendaraan melintasi Ruas Jalan Layang MBZ menuju arah Cikampek.
Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 101,33% jika dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang biasanya hanya berkisar di angka 21.892 kendaraan.
Tidak hanya arah keluar Jakarta, arus kendaraan yang menuju Jakarta juga terpantau mengalami peningkatan. Sebanyak 29.796 kendaraan tercatat masuk ke arah Jakarta, naik 26,01% dari rata-rata harian normal sebesar 23.646 kendaraan.
Jika diakumulasikan secara keseluruhan dari kedua arah, total kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada hari tersebut mencapai 73.871 kendaraan.
Imbauan Keselamatan bagi Pemudik
Mengingat padatnya arus lalu lintas, PT JJC terus mengimbau pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan demi menjaga kelancaran perjalanan bersama.
Desti menekankan pentingnya persiapan matang sebelum memasuki jalan tol, terutama pada aspek kesiapan fisik pengemudi dan kelaikan kendaraan.
Selain mengecek kecukupan bahan bakar dan daya listrik, pengguna jalan juga diminta waspada terhadap faktor eksternal seperti cuaca. Hujan yang sering turun belakangan ini dapat memengaruhi jarak pandang serta membuat permukaan jalan menjadi lebih licin.
Baca Juga:Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko TinggiAnwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan Serius
“Tetap utamakan keselamatan berkendara sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan,” pungkas Desti.
Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lalu lintas terkini atau bantuan darurat, Jasa Marga menyediakan layanan pusat panggilan 24 jam di nomor 14080, akun X resmi @PTJASAMARGA, serta aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia untuk pengguna iOS dan Android.
